Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Jumlah Sperma Pria Semakin Sedikit  

Written By Unknown on Selasa, 11 Desember 2012 | 10.19

Senin, 10 Desember 2012 | 18:00 WIB

TEMPO.CO, Prancis - Jumlah sperma pria menurun tajam sejak 1990-an. Ilmuwan menilai ini sebagai peringatan kesehatan masyarakat yang serius.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan Prancis ini menunjukan jumlah sperma pria turun hingga sepertiga. Studi dilakukan dalam rentang waktu 1989 hingga 2005 dan melibatkan 26 ribu pria dari seluruh dunia. Selain penurunan jumlah, kesehatan sperma pria juga turun dengan proporsi yang sama.

Kecenderungan penurunan jumlah dan kesehatan sperma ini dikaitkan dengan diet, gaya hidup, paparan kimiawi, bahkan penggunaan celana dalam yang ketat.

Hasil penelitian ini seolah mengkonfirmasi riset 20 tahun sebelumnya yang menunjukkan jumlah sperma pria mengalami penurunan jumlah di banyak negara di seluruh dunia.

Peneliti mengatakan, fakta bahwa penurunan progresif selama periode lebih dari 17 tahun mengindikasikan problem yang sedang terjadi. Terhadap hasil ini, Richard Sharpe, guru besar University of Edinburg, menilai penurunan jumlah sperma akan berpengaruh pada kesuburan pria. Upaya investigasi diperlukan untuk mengetahui penyebab kecenderungan ini.

"Di Inggris, masalah ini tidak pernah dipandang sebagai masalah kesehatan yang prioritas, mungkin disebabkan keraguan apakah jumlah sperma yang menurun itu nyata," kata Richard, sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Kamis, 6 Desember 2012. "Sekarang sedikit keraguan ini menjadi nyata, maka inilah waktunya untuk bertindak."

"Kita masih tidak tahu faktor mana yang paling penting terhadap penurunan ini. Tapi mungkin yang paling mungkin adalah kombinasi dari perubahan-perubahan, seperti diet tinggi lemak dikombinasikan dengan paparan kimia lingkungan yang meningkat," ujar Richard.

Dalam studinya, peneliti menggunakan data dari 126 pusat pengobatan fertilitas. Mereka menemukan bahwa dari 1989 hingga 2005, ada 32,2 persen penurunan konsentrasi sperma. Jumlah ini muncul hampir rata-rata dua persen setiap tahun.

Hasil perhitungan menunjukkan konsentrasi sperma per milimeter semen menurun secara progresif mulai dari 71,4 juta sperma per milimeter pada 1989 menjadi 48,8 juta per milimeter pada 2005. Proporsi pembentukan sperma normal juga turun dari 64 persen menjadi 41 persen pada periode yang sama.

Peneliti mengatakan ini adalah studi pertama yang menyimpulkan penurunan parah pada konsentrasi dan morfologi (kesehatan) sperma pada skala negara selama periode yang panjang. "Ini merupakan peringatan kesehatan publik yang serius," kata peneliti. Penelitian ini dipublikasikan online dalam jurnal Human Reproduction.

DAILY MAIL | AMIRULLAH

Berita Lain:
Gadis Perokok Rawan Osteoporosis Dini
Hindari Morning Sickness Seperti Kate Middleton
Tak Disunat, Berisiko Kena Infeksi Saluran Kencing
Lusa, Buku Raden Saleh Diluncurkan di Yogyakart


10.19 | 0 komentar | Read More

Deteksi Penyakit Lewat Bau Kentut

Selasa, 11 Desember 2012 | 08:51 WIB

TEMPO.COBeijing - Pernah terbayang di benak Anda untuk bekerja sebagai pencium bau kentut? Beberapa orang Cina yang berlatih pengobatan alternatif rupanya percaya bahwa setiap orang yang sedang bermasalah dengan perut, kembung, misalnya, memiliki bau kentut tertentu: pahit, gurih, manis, dan amis.

Ciri khas bau ini dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit oleh ahli yang terlatih dengan penciumannya yang tajam. Bau yang berasa penuh daging busuk, misalnya, bisa ditafsirkan sebagai indikasi perdarahan usus atau tumor.

Ternyata beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa penggunaan deteksi kentut sebagai alat diagnostik ini tidak terdengar mengada-ada. Bahkan, anjing telah dilatih untuk mendeteksi kanker prostat dari bau sampel urin pasien. Selain itu, anjing terlatih juga mampu mengidentifikasi sampel tinja dari pasien kanker kolorektal dengan akurasi 97 persen.

Orang-orang yang memilih profesi ini di Cina berada pada jalur karier yang menguntungkan. Bayangkan saja, mereka digaji sekitar USD $50 ribu per tahun. Hanya orang-orang berusia 18 hingga 45 tahun saja yang diterima. Mereka juga harus bebas dari setiap gangguan atau penyakit hidung dan menahan diri dari rokok dan alkohol. Kalau begitu, Anda berminat?

LIVE SCIENCE | ISMI WAHID

Berita Lain:
Jepang Ciptakan Teknologi Air Virtual
Dinosaurus Punah Karena Letusan Gunung Berapi?
Merokok pada Usia Remaja Sebabkan Osteoporosis


10.19 | 0 komentar | Read More

Resep Cantik ala Bintang Bollywood  

Written By Unknown on Senin, 10 Desember 2012 | 10.19

Minggu, 09 Desember 2012 | 06:38 WIB

TEMPO.CO , Jakarta:Kecantikan bintang-bintang perempuan Bollywood adalah pesona yang tak terelakkan. Sebab mereka harus menjaga paras rupawan agar terlihat sempurna di depan kamera. "Saya pikir terlihat menarik di Industri ini sangat penting," ujar Bipasha Basu dalam keterangan pers di Hotel Shangrilla, Jumat, 7 Desember 2012.

Bipasha datang ke Indonesia, bersama Rani Mukherjee, dan Priety Zinta mendampingi Shah Rukh Khan untuk konser bertajuk "Tempation Reloaded" pada Sabtu, 8 Desember 2012 di Sentul, Bogor. Menurut Bipasha, inti dari kecantikan adalah mencintai diri sendiri. "Siapapun kamu harus mencintai diri sendiri," kata dia.

Selain mencintai diri sendiri, Bipasha menambahkan, setiap manusia pun harus bersyukur dan bahagia. "Karena semua itu akan memancar jadi kecantikanmu," kata bintang yang mengawali film dengan bermain bersama Akhsay Kumar di Ajnabee.

Rani melanjutkan tentang rahasia kecantikan dirinya. Secara turun temurun, Ibu dari pemain utama di Kuch Kuch Hotahai ini menganjurkan untuk konsumsi nasi dan Ikan. "Saya sering mengkonsumsi dua jenis makanan itu," kata perempuan berusia 34 tahun.

Terakhir dari Priety Zinta, bintang berusia 37 tahun ini mengungkapkan bahwa Ia hanya melakukan apa yang orang-orang lakukan. "Saya rajin membersihkan muka, minum banyak air, mengenakan tabir surya," kata dia. Tapi yang terpenting adalah, kata Priety : "Bahagialah dari dalam, karena itu akan memancar."

DIANING SARI

Berita Terpopuler
EDISI KHUSUS Bollywood Yahud
Tiga Situs Internet Ini Jadi Kedok Pelacuran
Alasan Kajol Tak Ikut Konser Shah Rukh Khan
Andi Tersangka, Anas Urbaningrum Sedih  
Bisnis Esek-esek Bintangmawar.net Digrebek
Ke Indonesia, Shah Rukh Khan Tanpa Kajol

 

 


10.19 | 0 komentar | Read More

Lusa, Buku Raden Saleh Diluncurkan di Yogyakarta  

Kurator lukisan Raden Saleh, Dr. Werner Kraus saat memandu pengunjung pada pameran Raden Saleh dan awal seni lukis Indonesia di Galeri Nasional, Jakarta, Senin(4/6). TEMPO/Dwianto Wibowo

Senin, 10 Desember 2012 | 08:23 WIB

TEMPO.CO, Yogyakarta - Langgeng Art Foundation dan Goethe Institut akan meluncurkan buku biografi pelukis besar asal Jawa Raden Saleh (1809-1880) bertajuk Raden Saleh: Awal Seni Rupa Modern Indonesia pada Rabu, 12 Desember 2012 pukul 19.00 di Langgeng Art Foundation, Yogyakarta.

Juru bicara Langgeng Art Yogyakarta, Ignatia Nilu, menuturkan buku itu akan diluncurkan langsung oleh kurator kenamaan sekaligus penulis buku setebal hampir 400 halaman itu, Werner Krauss.

Rencananya, Raja Keraton sekaligus Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X juga akan turut hadir dalam peluncuran itu. "Peluncuran di Yogya ini menjadi rangkaian dari pameran Raden Saleh di Galeri Nasional Jakarta, Juni 2012," kata Nilu, Ahad, 9 Desember 2012.

Acara peluncuran akan diisi dengan pembacaan essai dari nominator perlombaaan penulisan ''Raden Saleh Essai Competition yang diselenggarakan Goethe-Institut bersama Badan Kerjasama Kesenian Indonesia, Tempo Institute dan Historia Magazine. "Khusus di Yogya akan dimeriahkan pertunjukan wayang lakon Diponegoro oleh Ki Ledjar Subroto atau Mbah Ledjar," ujarnya.

Disebutkan pada Juni lalu di Galeri Nasional Jakarta telah dilakukan pameran pertama karya Raden Saleh yang berhasil menyedot 20.000 pengunjung dari seluruh Indonesia dan dari luar negeri.

Enam bulan kemudian, Goethe-Institut Indonesia bersama Kedutaan Besar Jerman mempersembahkan buku otoritatif pertama mengenai hidup dan karya sang seniman besar dari Jawa tersebut.

Buku baru ini menyajikan intisari riset dan studi Warner Krauss selama bertahun-tahun. Sajian esai mengenai kehidupan spektakuler Raden Saleh sebagai pelukis, ilmuwan, pembaru seni dan pendidikan, kolektor dan pelestari, serta dokumentasi dipaparkan.

Tak ketinggalan juga berbagai ilustrasi, foto dan potret Raden Saleh yang jauh lebih banyak daripada yang ditampilkan di dalam pameran, dan beberapa di antaranya baru pertama kali diterbitkan.

PRIBADI WICAKSONO

Berita terpopuler lainnya:
Andi Mallarangeng Terkenal Kikir  
Apa Untungnya Kalau Rhoma Irama Jadi Presiden
Jasad Perawat Kate Middleton Akan Dibawa ke India 
Bupati Aceng Nikahi Shinta, Pestanya Meriah 
Abraham Sebut Andi Mallarangeng Kesatria Bugis


10.19 | 0 komentar | Read More

Lelaki Ini Tahan Napas Dalam Air 4 Menit 33 Detik  

Written By Unknown on Minggu, 09 Desember 2012 | 10.19

Minggu, 09 Desember 2012 | 05:46 WIB

TEMPO.CO , Jakarta:Di antara dua karang besar, tubuh ramping Jason Hakim Putra Sahan berenang melewati celah yang sempit. Tubuhnya meliuk-liuk selaksa terbang bersama ikan kecil berwarna-warni di dalam kedalaman 10-15 meter.

"Inilah asyiknya freedive, enjoy, bebas, nggak berat dibebani tabung oksigen, dan lincah meliuk di antara karang sempit seperti ini," kata Jason, 33, sambil menunjukkan video dirinya tengah melakukan fun dive, salah satu kegiatan freedive, di lautan Indonesia.

Jason memiliki rekor menahan napas di dalam air tanpa gerakan. Ia mampu bertahan 4 menit 38 detik! "Itu juga masih kalah jauh dibandingkan penyelam dari Australia yang bisa sampai 11 menit," kata Jason.  

Jason  mengantongi lisensi AIDA 4 (Association International Development of Apnea) atau master freedive yang diambilnya di Thailand beberapa waktu lalu. Ia satu-satunya freediver yang sudah mengantongi lisensi itu di Indonesia. 

Bagi penyelam bebas pemula, disarankan untuk berlatih ketahanan pernapasan di dalam air sebelum mengambil lisensi freedive. Untuk memperlancar kemahirannya menahan napas di dalam air, Annisa, Jason, Arif, dan anggota komunitas Let''s Freedive biasanya melatih diri saban Rabu malam dan Sabtu pagi di Kolam Renang Senayan. 

Di kolam ini, mereka tak sekadar berlatih menyelam bebas, tapi juga mengasah kemahiran membuat bubble ring dari mulut mereka. (Baca Lengkap: Koran Tempo Minggu 8 Desember 2012)

ISTIQOMATUL HAYATI

Baca juga
EDISI KHUSUS Bollywood Yahud 
Ahok Emoh GOR Lebak Bulus Dikorbankan untuk MRT
Pengacara Ola, Farhat Abbas, Dilaporkan ke Polisi
Jokowi Bertugas Merayu Warga Pindah dari Ciliwung
Hujan Lebat Guyur Jakarta Sepekan ke Depan  
34 Ribu Keluarga di Kali Ciliwung Diungsikan


 


10.19 | 0 komentar | Read More

Resep Cantik ala Bintang Bollywood  

Minggu, 09 Desember 2012 | 06:38 WIB

TEMPO.CO , Jakarta:Kecantikan bintang-bintang perempuan Bollywood adalah pesona yang tak terelakkan. Sebab mereka harus menjaga paras rupawan agar terlihat sempurna di depan kamera. "Saya pikir terlihat menarik di Industri ini sangat penting," ujar Bipasha Basu dalam keterangan pers di Hotel Shangrilla, Jumat, 7 Desember 2012.

Bipasha datang ke Indonesia, bersama Rani Mukherjee, dan Priety Zinta mendampingi Shah Rukh Khan untuk konser bertajuk "Tempation Reloaded" pada Sabtu, 8 Desember 2012 di Sentul, Bogor. Menurut Bipasha, inti dari kecantikan adalah mencintai diri sendiri. "Siapapun kamu harus mencintai diri sendiri," kata dia.

Selain mencintai diri sendiri, Bipasha menambahkan, setiap manusia pun harus bersyukur dan bahagia. "Karena semua itu akan memancar jadi kecantikanmu," kata bintang yang mengawali film dengan bermain bersama Akhsay Kumar di Ajnabee.

Rani melanjutkan tentang rahasia kecantikan dirinya. Secara turun temurun, Ibu dari pemain utama di Kuch Kuch Hotahai ini menganjurkan untuk konsumsi nasi dan Ikan. "Saya sering mengkonsumsi dua jenis makanan itu," kata perempuan berusia 34 tahun.

Terakhir dari Priety Zinta, bintang berusia 37 tahun ini mengungkapkan bahwa Ia hanya melakukan apa yang orang-orang lakukan. "Saya rajin membersihkan muka, minum banyak air, mengenakan tabir surya," kata dia. Tapi yang terpenting adalah, kata Priety : "Bahagialah dari dalam, karena itu akan memancar."

DIANING SARI

Berita Terpopuler
EDISI KHUSUS Bollywood Yahud
Tiga Situs Internet Ini Jadi Kedok Pelacuran
Alasan Kajol Tak Ikut Konser Shah Rukh Khan
Andi Tersangka, Anas Urbaningrum Sedih  
Bisnis Esek-esek Bintangmawar.net Digrebek
Ke Indonesia, Shah Rukh Khan Tanpa Kajol

 

 


10.19 | 0 komentar | Read More

Wanita Rutin Olahraga Tetap Banyak Duduk

Written By Unknown on Sabtu, 08 Desember 2012 | 10.19

Sabtu, 08 Desember 2012 | 03:03 WIB

TEMPO.CO, Jakarta--Ada kabar tidak menyenangkan bagi para wanita yang gemar berolahraga. Hasil penelitian terbaru mengungkapkan bahwa olahraga rutin ternyata tidak begitu saja menurunkan risiko terkena berbagai penyakit yang ada kaitannya dengan gaya hidup kurang aktif.

Hasil riset tersebut mengungkapkan bahwa wanita yang rutin berolahraga ternyata menghabiskan waktu yang sama banyaknya untuk duduk, dengan mereka yang jarang berolahraga. Akibatnya, ungkap hasil penelitian itu, mereka pun berisiko lebih besar terkena diabetes, penyakit kardiovaskuler, obesitas dan kematian dini. 

"Kita menghabiskan lebih banyak waktu kita untuk tidak berolahraga," ujar Lynette Craft, ketua peneliti dan asisten profesor di bidang pencegahan penyakit di Northwestern University Feinberg School of Medicine, di Chicago. "Penting untuk berpikir mengenai bagaimana Anda menghabiskan waktu sepanjang hari dan apa yang Anda lakukan saat tidak berolahraga," ujar dia seperti dikutip situs Health Day 29 November 2012.

Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pria dan wanita yang duduk untuk periode yang lama, meskipun mereka rutin berolahraga, lebih cenderung mengalami kondisi kesehatan yang kronis. Studi terbaru ini mengukur waktu duduk dan membandingkannya dengan aktivitas moderat atau aktif yang bisa dilakukan oleh orang, dibandingkan hanya berdasarkan survei pengakuan para relawan.

Hasil riset ini, dipublikasikan di International Journal of behavioural Nutrition and Physical Activity belum lama ini, dimaksudkan untuk mempelajari apakah orang berolahraga lebih dari 150 menit seminggu lebih aktif ketimbang mereka yang tidak pernah atau jarang berolahraga.

Untuk penelitian ini, sebanyak 91 wanita sehat berusia 40 hingga 75 tahun dipasang alat monitor yang didesain untuk menangkap periode duduk, berdiri dan berjalan, aktif maupun moderat, selama tujuh hari. Tak satupun dari para wanita itu mempunyai riwayat penyakit jantung, stroke, kanker atau diabetes. Mereka menggunakan alat ini selama 10 hari.

Meskipun para relawan dalam riset ini menghabiskan rata-rata 146 menit untuk aktivitas moderat atau aktif selama sepekan, mereka tetapi menghabiskan waktu terbanyak (63 persen) untuk duduk. "Kita sekarang duduk, bahkan lebih lama ketimbang tidur," ujar Craft. "Seringkali Anda tidak menyadari jumlah waktu yang Anda habiskan untuk duduk setiap hari."

Lebih lanjut Craft menambahkan bahwa dirinya tidak bermaksud menurunkan makna berolahraga, tetapi orang harus melakukan lebih banyak hal sepanjang hari. "Meskipun Anda berolahraga secara rutin, Anda tetap berisiko dibandingkan mereka yang tidak duduk," ujarnya.

HEALTH DAY I ARBA''IYAH SATRIANI

Baca juga:
Gaya 1940-an Jadi Tren Rambut 2013
Lupakan Diet, Makan Saja Penganan Low Fat
Tidur Sejam Lebih Awal Tangkal darah Tinggi
Tidur Lebih Ampuh Ketimbang Obat
Susan Budihardjo: Imajinasi dari Komik


10.19 | 0 komentar | Read More

Berpikir Kenyang Bisa Kendalikan Nafsu Makan

Sabtu, 08 Desember 2012 | 03:15 WIB

TEMPO.CO, Jakarta--Satu lagi cara mudah untuk menurunkan berat badan. Para ilmuwan menemukan bahwa ketika Anda berpikir mengenai banyaknya makanan yang Anda konsumsi beberapa jam setelah waktu makan, bisa membuat Anda merasa tetap kenyang alias tidak begitu lapar.

Hasil penelitian ini melibatkan para relawan yang mendapat porsi makan siang, ada yang banyak, ada yang sedikit, berupa sup. Namun para ilmuwan memanipulasi jumlah sup tersebut dengan memberikan pompa yang bisa mengisi ulang atau mengurangi jumlah sup yang dikonsumsi tanpa disadari oleh para relawan.

Segera setelah makan, jumlah konsumsi sup yang dimakan relawan disesuaikan dengan tingkat rasa lapar mereka, bukan disesuaikan dengan jumlah sup yang mereka lihat. Namun dua hingga tiga jam setelah makan siang, sebagian yang melihat porsi sup yang dikonsumsi lebih banyak ternyata merasa kurang lapar dibandingkan mereka yang melihat porsi supnya lebih sedikit.

Dua puluh empat jam setelah mengkonsumsi sup, sebagian besar relawan yang melihat porsi besar supnya, percaya bahwa porsi yang mereka konsumsi akan memuaskan rasa lapar mereka, demikian hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLoS One edisi 5 Desember 2012 seperti dikutip situs Health Day.

Temuan ini menunjukkan bahwa ingatan akan memberikan kontribusi independen terhadap rasa kenyang setelah makan, ungkap para ilmuwan dari University of Bristol, Inggris.

Hasil temuan ini juga bisa digunakan untuk menemukan cara baru dalam menurunkan asupan kalori seseorang, ungkap siaran pers yang dikeluarkan universitas tersebut.

HEALTH DAY I ARBA''IYAH SATRIANI

Baca juga:
Gaya 1940-an Jadi Tren Rambut 2013
Lupakan Diet, Makan Saja Penganan Low Fat
Tidur Sejam Lebih Awal Tangkal darah Tinggi
Tidur Lebih Ampuh Ketimbang Obat
Susan Budihardjo: Imajinasi dari Komik


10.19 | 0 komentar | Read More

Konsumsi Buah Sebelum Makan Tak Redakan Lapar

Written By Unknown on Jumat, 07 Desember 2012 | 10.19

Kamis, 06 Desember 2012 | 15:47 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Pemikiran untuk mengisi perut kosong dengan buah-buahan dan sayuran agar menjadi kenyang ternyata tidak sepenuhnya benar. Setidaknya hasil penelitian terbaru mengungkapkan bahwa mengkonsumsi jus buah-buahan sebelum makan justru menambah rasa lapar sekaligus meningkatkan berat tubuh bagi beberapa orang.

Mengkonsumsi buah apel dan anggur sebelum makan siang membantu orang merasa kenyang dan makan lebih sedikit ketimbang jika mereka menenggak jus buah-buahan dalam jumlah yang sama sebagai makanan pembuka. Namun, para ilmuwan mengungkapkan bahwa diet buah-buahan dan sayuran selama berbulan-bulan ternyata tidak menghilangkan rasa lapar seseorang.

Beberapa dokter menyarankan orang untuk makan lebih banyak buah-buahan dan sayuran yang lebih rendah kepadatan energinya dibandingkan burger dan piza. Harapannya, bisa membantu mereka kenyang lebih lama, mencegah terlalu banyak makan, dan tidak menambah berat badan.

Namun, hasil penelitian terbaru mengungkapkan bahwa mengkonsumsi lebih banyak wortel, brokoli, dan jeruk setiap hari tidak menjauhkan rasa lapar dalam jangka panjang. Bahkan mengkonsumsi buah-buahan dalam bentuk minuman hanya menambah kalori pada hari itu saja tanpa pengaruh apa pun di hari lainnya.

Temuan ini ditunjukkan dengan hasil percobaan terhadap 34 partisipan. Para responden tersebut sebagian kelebihan berat badan, sebagian berat tubuhnya normal, dan sebagian mengalami kenaikan berat badan antara 3,5-5 pon (1,6-2,3 kg). Mereka diberi waktu delapan minggu untuk mengkonsumsi jus buah dalam menu makanan mereka. Responden yang bertubuh lebih berat juga bertambah berat badannya ketika mereka mengkonsumsi lebih banyak buah-buahan dan sayuran.

Richard Mattes dari Purdue University di Wesy Lafayette, Indiana dan rekan-rekannya menemukan bahwa ketika mereka memberi makan para sukarelawan makan siang reguler berupa makaroni dan keju, para sukarelawan itu mengkonsumsi rata-rata 785 atau 821 kalori.

Ketika partisipan yang sama mengkonsumsi makanan dengan buah segar dan yang dikeringkan, diikuti dengan makanan utama, mereka mengkonsumsi 678 kalori selama makan siang--termasuk buah-buahan. Ketika mereka memulai makan dengan jus buah-buahan, total kalori yang dikonsumsi mencapai 891 kalori.

Secara umum, orang mengkonsumsi sekitar 400 kalori atau lebih, ketika mereka makan siang dimulai dengan jus, dibandingkan dengan saat mereka makan dimulai dengan buah-buahan segar. Inilah yang terungkap dari penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Obesity.

Namun, hasil temuan ini, menurut Mattes dan rekan-rekannya, tidak berlangsung untuk jangka panjang. Ketika para ilmuwan memberikan 400 hingga 550 kalori kepada para sukarelawan tersebut setiap hari selama delapan minggu, ternyata tidak ada perubahan dari rasa lapar atau kenyang selama periode tes.

Hal ini berarti, menambahkan buah-buahan dan sayuran untuk mengikuti panduan nutrisi yang dianjurkan, kemungkinan tidak akan cukup membuat seseorang merasa kenyang dan kehilangan berat badan. Hal tersebut justru cenderung meningkatkan berat tubuh mereka, kata para ilmuwan.

"Jika Anda meminta orang untuk menambahkan sesuatu dalam menu makanan mereka, Anda kemungkinan tidak akan kehilangan berat badan atau naik berat badannya, bahkan dengan buah-buahan dan sayuran," ujar Barbara Rolls, kepala ilmu nutrisi di Pennsylvania State University di University Park, seperti dikutip Reuters, 30 November 2012.

"Anda harus berhati-hati untuk memastikan bahwa Anda menekankan subsitusi, bukan sekadar, makan ini lebih banyak atau makan itu lebih banyak," kata Rolls, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Ia menambahkan bahwa hal tersebut benar untuk minuman karena tubuh mengatur rasa lapar dan haus secara berbeda dan orang lebih sering berpikir untuk makan lebih sedikit serta menggantinya dengan jus atau minuman berkalori lainnya.

REUTERS | ARBA''IYAH SATRIANI

Gaya! terpopuler:
Parfum Ini Beraroma Gurih
Tidur Sejam Lebih Awal Tangkal darah Tinggi
Tidur Lebih Ampuh Ketimbang Obat 


10.19 | 0 komentar | Read More

Gaya 1940-an Jadi Tren Rambut 2013

Jum''at, 07 Desember 2012 | 08:47 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Penata rambut profesional dan pemilik jaringan salon kecantikan, Rudy Hadisuwarno, mengatakan tahun depan gaya rambut yang populer pada 1940-an dan 1970-an akan kembali menjadi tren.

"Era 1940-an itu wanita ditampilkan romantis dan elegan, sedangkan tahun 1970-an penampilan wanita lebih energik, berani, lincah," kata Rudy saat memberikan keterangan pers tentang tren rambut 2013 di Jakarta, Kamis, 6 Desember 2012.

Menurut dia, gaya rambut dari kedua era itu akan mewakili dua karakter perempuan Indonesia, yakni feminin dan sporty. "Karena karakter wanita ada dua, ada yang feminin-elegan dan ada yang sporty, lincah," katanya.

Rudy menyatakan lebih memilih mengandalkan ikon tatanan rambut Leave The Equipoise tahun depan. Menurut dia, guntingan asimetris pada poni yang tertata rapi dan memberikan kesan seksi itu melambangkan sosok perempuan moderen yang penuh percaya diri dan berani.  

Rudy memprediksi model gaya rambut tersebut akan sangat diminati para perempuan, khususnya penyuka rambut pendek. Guntingan rambut pendek asimetris lurus dan asimetris tajam yang ditata spike, menurut dia, juga akan populer.

Sedangkan untuk rambut panjang, katanya, rambut panjang dengan gelombang pada ujung rambut dan samping kiri wajah akan populer. Dia juga memperkirakan tahun depan kebanyakan perempuan ingin terlihat lebih feminin dengan gaya rambut mereka. Tidak akan banyak yang memilih potongan rambut ekstrim seperti tahun ini.

"Untuk 2013, potongan pendeknya tidak terlalu ekstrim. Jadi, bisa untuk semua wanita dan akan terlihat feminin," kata Rudy yang berencana mengunjungi beberapa kota untuk menyebarluaskan informasi tentang perkembangan tren gaya rambut terbaru.

ANT | ALIA

Berita Lain:
Kim Kardashian Jualan Baju di Jakarta
Manggung, Sm*sh Emoh Berseragam
Sm*sh Konser Awal Tahun di Korea
Gwyneth Paltrow Ingin Punya Anak Lagi


10.19 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger