Deteksi Penyakit Lewat Bau Kentut

Written By Unknown on Selasa, 11 Desember 2012 | 10.19

Selasa, 11 Desember 2012 | 08:51 WIB

TEMPO.COBeijing - Pernah terbayang di benak Anda untuk bekerja sebagai pencium bau kentut? Beberapa orang Cina yang berlatih pengobatan alternatif rupanya percaya bahwa setiap orang yang sedang bermasalah dengan perut, kembung, misalnya, memiliki bau kentut tertentu: pahit, gurih, manis, dan amis.

Ciri khas bau ini dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit oleh ahli yang terlatih dengan penciumannya yang tajam. Bau yang berasa penuh daging busuk, misalnya, bisa ditafsirkan sebagai indikasi perdarahan usus atau tumor.

Ternyata beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa penggunaan deteksi kentut sebagai alat diagnostik ini tidak terdengar mengada-ada. Bahkan, anjing telah dilatih untuk mendeteksi kanker prostat dari bau sampel urin pasien. Selain itu, anjing terlatih juga mampu mengidentifikasi sampel tinja dari pasien kanker kolorektal dengan akurasi 97 persen.

Orang-orang yang memilih profesi ini di Cina berada pada jalur karier yang menguntungkan. Bayangkan saja, mereka digaji sekitar USD $50 ribu per tahun. Hanya orang-orang berusia 18 hingga 45 tahun saja yang diterima. Mereka juga harus bebas dari setiap gangguan atau penyakit hidung dan menahan diri dari rokok dan alkohol. Kalau begitu, Anda berminat?

LIVE SCIENCE | ISMI WAHID

Berita Lain:
Jepang Ciptakan Teknologi Air Virtual
Dinosaurus Punah Karena Letusan Gunung Berapi?
Merokok pada Usia Remaja Sebabkan Osteoporosis


Anda sedang membaca artikel tentang

Deteksi Penyakit Lewat Bau Kentut

Dengan url

https://metropolitstyl.blogspot.com/2012/12/deteksi-penyakit-lewat-bau-kentut.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Deteksi Penyakit Lewat Bau Kentut

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Deteksi Penyakit Lewat Bau Kentut

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger