Bakteri Usus Sedikit, Hati-Hati Kena Kanker

Written By Unknown on Minggu, 08 Desember 2013 | 10.19

TEMPO.CO, New York --- Seseorang yang memiliki populasi bakteri kurang beragam dalam saluran pencernaan, lebih mungkin terkena kanker usus besar. Para peneliti juga menemukan bahwa seseorang yang didiagnosis kanker usus besar ini hanya memiliki sedikit bakteri menguntungkan dibandingkan dengan orang sehat.

"Untuk pertama kalinya, kami menemukan bahwa pasien kanker usus besar memiliki komposisi bakteri usus yang berbeda dibandingkan orang sehat," kata penulis studi Jiyoung Ahn, asisten profesor epidemiologi di NYU School of Medicine di New York. Penelitian ini adalah tahap awal mencermati mikroba usus yang terlibat dalam perkembangan kanker usus besar. Penelitian ini dipublikasikan online dalam Journal of the National Cancer Institute.

Usus manusia berisi triliunan bakteri yang berperan dalam pencernaan, peradangan maupun imunitas. Para peneliti baru mulai memahami bagaimana perbedaan komposisi bakteri dalam usus dapat mempengaruhi kesehatan.

Dalam studi tersebut, peneliti mencermati sampel tinja dari 47 orang yang didiagnosis kanker usus besar. Data tersebut kemudian dibandingkan dengan sampel 94 orang dewasa sehat tanpa penyakit. Mereka membandingkan mikroba usus pada sampel dengan menganalisis DNA mereka.

Hasil penelitian menemuakn bahwa sampel tinja orang yang menderita kanker usus besar memiliki keragaman bakteri yang lebih sedikit dibandingkan dengan individu sehat. "Jumlah keanekaragaman bakteri dalam usus yang rendah menunjukkan kurangnya keseimbangan populasi bakteri yang kompleks disana," kata Ahn.

Para peneliti juga menemukan pada sampel tinja pasien kanker usus besar cenderung memiliki bakteri Fusobacterium dalam jumlah besar. Jenis bakteri ini muncul ketika terjadi peradangan usus yang dapat mendorong pertumbuhan kanker. Dan pasien justru memiliki jumlah bakteri Clostridia yang rendah. Kelas bakteri ini dapat mencegah perkembangan kanker usus dengan membantu memecah serat makanan dan karbohidrat.

Ahn mengatakan bahwa penelitian lanjut dapat memberikan informasi untuk mengubah bakteri usus demi meningkatkan kesehatan. Beberapa faktor yang diduga dapat mempengaruhi jumlah keragaman bakteri usus meliputi sumber makanan kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan.

LIVE SCIENCE | ISMI WAHID

Berita Lainnya:



Anda sedang membaca artikel tentang

Bakteri Usus Sedikit, Hati-Hati Kena Kanker

Dengan url

https://metropolitstyl.blogspot.com/2013/12/bakteri-usus-sedikit-hati-hati-kena.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Bakteri Usus Sedikit, Hati-Hati Kena Kanker

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Bakteri Usus Sedikit, Hati-Hati Kena Kanker

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger