TEMPO.CO, Beijing - Perusahaan produk susu terbesar di dunia asal Selandia Baru, Fonterra, meminta maaf atas ancaman kontaminasi yang tersebar di Cina dan juga mengancam pendapatan Selandia Baru dari sektor perdagangan produk susu tahunan, yang menurun sebesar 9 juta dolar Singapur atau Rp 72,9 miliar.
Fonterra menyatakan pada akhir pekan lalu telah ditemukan bakteri yang menyebabkan botulisme. Dikatakan bahwa konsentrat protein whey terkontaminasi telah diekspor ke Cina, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Saudi Arabia dan digunakan dalam produk susu formula bayi dan minuman suplemen olah raga.
Pada pertemuan media di Beijing, seperti dilansir Reurters, Direktur Utama Fonterra, Theo Spierings, mengatakan keamanan makanan menjadi prioritas perusahaan paling utama.
"Kami menyesali kecemasan yang hadir akibat isu ini," kata Spierings. "Kami sangat mengerti bahwa orang tua dan konsumen lain berhak mengetahui kadungan nutrisi dari produk susu aman," kata Spierings.
Produk Fonterra tidak dibatalkan di Cina, hanya terjadi pembatasan untuk persebaran konsentrat protein whey. Spierings menyatakan, terdapat 38 metrik ton konsentrat protein whey yang terkontaminasi, di mana 18 metrik ton di antaranya merupakan produksi dari pabrik yang berlokasi di Australia dan Selandia baru untuk memproduksi susu formula untuk dua konsumen.
Di Cina, Spierings mengatakan, produk dari dua perusahaan Coca Cola Co dan perusahaan makanan milik negara Cina, Wahaha, aman untuk dikonsumsi karena bakteri sudah terbunuh dalam proses. Atas alasan yang sama, minuman protein dari Vitaco Health Group Ltd., salah satu pelanggan Fonterra, juga aman untuk dikonsumsi dan tidak terkontaminasi.
Salah satu perusahaan makanan bayi Cina pelanggan Fonterra, Dumex Baby Food Co Ltd, salah satu anak perusahaan Danone asal Prancis, telah melaporkan kepada Fontera 12 paket yang diperkirakan terkontaminasi. Spierings menyatakan, separuhnya telah ditarik kembali untuk diperiksa.
"Dari produk yang dilaporkan Dumex, belum ada laporan kontaminasi," kata Spierings. Spierings mengatakan, belum ada juga keluhan konsumen.
Spierings menyatakan, produk lain yang diekspor ke Cina di bawah anak perusahaan Danone, Nutricia, tidak mengandung konsentrat protein whey yang terkontaminasi.
Fonterra merupakan pemasok bahan baku susu bubuk besar yang digunakan untuk susu formula bayi di Cina setelah perusahaan produk susu Cina yang mendominasi pasar sebelumnya, Sanlu, dilaporkan menggunakan melamin - biasa digunakan dalam plastik - sebagai bahan baku susu formula pada 2008.
Spierings mengatakan masalah berasal dari salah satu pipa di pabrik Selandia Baru yang jarang digunakan, pembersihan reguler tidak cukup mensterilkannya.
Pada Maret lalu, Fonterra menemukan beberapa konsentrat protein whey, yang akan dijual ke konsumen pada Mei, terkontaminasi. Fonterra mulai memeriksa dan menemukan jejak jenis bakteria jinak. Kontaminasi berbahaya belum ditemukan hingga Juli yang diumumkan pada pelanggan Fonterra pada tanggal 31. "Rantai produksi untuk nutrisi susu formula bayi sangat panjang dan perlu waktu untuk memeriksanya," kata Spierings.
Pemeriksaan pertama pada 2012, menurut Spierings, tidak menemukan bakteri berbahaya. Namun pemeriksaan lebih lanjut dilakukan sepanjang Maret. Spierings mengatakan, Pabrik yang diduga terkontaminasi ditutup untuk pembersihan hingga penyebab kontaminasi ditemukan. Spierings yakin semua produk yang terkontaminasi telah ditemukan.
Cina telah membatasi impor produk whey dari Selandia Baru. Spierings berharap permasalahan dapat segera selesai agar penyebab dapat bisa dijelaskan kepada pemerintah Cina pada pekan ini. Spierings menyatakan sebagian besar produk yang terkontaminasi telah dipisahkan dan permasalahan akan selesai dalam beberapa hari setelah produk-produk yang terkontaminasi ditarik.
REUTERS | ISMI DAMAYANTI
Anda sedang membaca artikel tentang
Susu Formula Bayi Terkontaminasi di Cina
Dengan url
https://metropolitstyl.blogspot.com/2013/08/susu-formula-bayi-terkontaminasi-di-cina.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Susu Formula Bayi Terkontaminasi di Cina
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Susu Formula Bayi Terkontaminasi di Cina
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar