Sabtu, 23 Februari 2013 | 09:55 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah euforia masyarakat awam untuk naik gunung, jauh dari ingar-bingar pemberitaan, sebuah catatan manis dibuat Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI). Tepat pada 27 Januari 2013, tim Mapala UI berhasil menuntaskan ekspedisi Puncak Trikora, Papua. Mereka berhasil membuat jalur baru ke Puncak Trikora melalui jalur panjat (direct climbing).
Ekspedisi ke Puncak Trikora yang berketinggian 4.750 meter diatas permukaan laut itu dilakukan enam anggota Mapala UI. Mereka adalah Fandhi Achmad (Mapala senior), Agung Rudiarto (Fakultas Hukum angkatan 2010), M. Rinanda (Fakultas MIPA, 2010), Satrya Alfandi (Fakultas Kesehatan Masyarakat, 2010), Ridwan Hakim (Fakultas MIPA, 2010), dan Ina Diana (Program ekstensi UI, 2011).
"Pendakian ke Puncak Trikora dengan cara panjat ini adalah yang pertama kali dilakukan orang. Sebelumnya pendaki mencapai Puncak Trikora menggunakan jalur normal," kata Agi, sapaan Fandhi, yang bertindak sebagai ketua tim ekspedisi, Selasa, 12 Februari 2013, di Sekretariat Mapala UI, Gedung Pusgiwa, Depok, Jawa Barat.
Dalam upaya mencapai Puncak Trikora, tim menggunakan teknik memanjat Himalaya. "Cara ini dilakukan dengan alasan lebih aman dan lebih menjamin keberhasilan," kata Agi yang sudah dua kali ke Puncak Trikora dan enam kali ke Puncak Carstensz Pyramid.
Dalam teknik Himalaya, pemanjatan dilakukan secara bertahap yang bisa memakan waktu beberapa hari. Begitu tim meraih ketinggian tertentu, mereka akan kembali ke camp untuk istirahat dan dilanjutkan keesokan harinya. Ini berbeda dengan teknik Alpen dimana pemanjat tidak kembali ke camp, tapi menggantung di tali.
Ekspedisi yang dimulai pada Sabtu, 19 Januari 2013, ini akhirnya berbuah manis. Pada Minggu, 27 Januari 2013 sekitar pukul 13.30 waktu setempat, tim akhirnya sukses menuntaskan ekspedisi. Agi, Agung, dan Rinanda sampai ke pucuk Trikora dan kembali ke camp lewat jalur normal. Sementara tiga lainnya bertugas sebagai tim cleansing yang membersihkan jalur pemanjatan dari tali-tali dan peralatan panjat lainnya. "Meskipun sempat dihantam badai salju berhari-hari, kami bersyukur tim ini berhasil menuntaskan tugasnya," kata Agi.
AMIRULLAH
Berita Lain:
Kopdar, Seorang Kakek pun Ikut Naik Gunung
Bosan Ngemol, Komunitas Blogger Kopdar di Gunung
Demam Film 5 CM di Bandung
Serunya Mahameru Usai Nonton 5Cm
Anda sedang membaca artikel tentang
Mapala UI Buka Jalur Baru ke Puncak Trikora, Papua
Dengan url
https://metropolitstyl.blogspot.com/2013/02/mapala-ui-buka-jalur-baru-ke-puncak.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Mapala UI Buka Jalur Baru ke Puncak Trikora, Papua
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Mapala UI Buka Jalur Baru ke Puncak Trikora, Papua
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar