Sabtu, 19 Januari 2013 | 04:32 WIB
TEMPO.CO , Jakarta --- Sebuah studi telah menemukan bahwa jetlag akibat penerbangan jarak jauh dapat disembuhkan dengan mengubah suhu tubuh. Para ilmuwan di Queen Mary College di Universitas London telah menemukan jam biologis manusia didorong oleh perubahan panas tubuh serta perubahan cahaya.
Ini berarti dengan mengenakan pakaian ekstra, minum minuman panas dan berdiri di dekat pemanas dapat meningkatkan rasa kantuk yang disebabkan oleh jetlag. Atau jika Anda mengunjungi sebuah negara dingin dan kembali ke daerah panas lagi, maka memilih mandi dengan air dingin atau menanggalkan pakaian hangat bisa membuat Anda merasa lebih baik.
Sebuah studi atas fenomena jetlag lalat buah menunjukkan sekelompok sel di bagian belakang otak adalah penting untuk sinkronisasi jam pada suhu hangat. Para peneliti membuat suasana jetlag pada lalat buah dengan mengekspos mereka untuk mengganti suhu harian yang mencerminkan iklim hangat atau dingin. Cara ini untuk memahami bagaimana temperatur mempengaruhi waktu sirkadian.
Tim melihat bahwa sekelompok sel jam dorsal ditemukan di bagian belakang otak lalat. Sel ini penting untuk sinkronisasi waktu pada suhu hangat.
Namun, kelompok sel jam ventral ditemukan lebih jauh di depan otak yang memainkan peran penting pada kisaran suhu yang lebih dingin. Selain fungsi waktu, sel-sel ini juga bertindak seperti termometer yang lebih aktif pada suhu tertentu.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa menghapus reseptor cahaya cryptochrome, yaitu komponen penting dalam sinkronisasi waktu untuk perubahan cahaya harian,akan menyebabkan lalat menjadi lebih sensitif terhadap perubahan suhu.
"Penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan jam mereka baik-baik saja disetel oleh isyarat waktu alam dan buatan manusia," ujar Profesor Ralf Stanewsky dari Queen Mary College. Misalnya, perubahan harian cahaya dan suhu, waktu alarm dan polusi suara.
Berbagai macam organisme termasuk serangga dan manusia telah berevolusi terhadap jam internal untuk mengatur pola perilaku sehari-hari seperti tidur, nafsu makan dan perhatian. Jam biologis yang mendorong ritme sirkadian ditemukan di hampir setiap organisme hidup.
Pada mamalia termasuk manusia, jam ini bertanggungjawab untuk 24 jam siklus seperti tingkat kewaspadaan dan hormon, misalnya. Panel kontrol untuk ritme harian ini adalah suprachiasmatic nucleus (SCN) yang terletak di atas atap mulut pada hipotalamus. Biasanya disinkronkan ke waktu setempat oleh sinyal cahaya yang dibawa oleh saraf optik.
MAIL DAILY | ISMI WAHID
Anda sedang membaca artikel tentang
Jetlag Bisa Hilang Dengan Cara Sederhana
Dengan url
https://metropolitstyl.blogspot.com/2013/01/jetlag-bisa-hilang-dengan-cara-sederhana.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Jetlag Bisa Hilang Dengan Cara Sederhana
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Jetlag Bisa Hilang Dengan Cara Sederhana
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar