Kamis, 18 Oktober 2012 | 06:33 WIB
TEMPO.CO , Jakarta: Belakangan masyarakat sering mendengar kata-kata seperti "cemungudh, muuph, ciyus, miapah," dan sebagainya. Di dunia maya khususnya di dalam situs jejaring sosial intensitas kemunculan kata-kata ini rupanya semakin ramai saat tengah malam.
"Biasanya penggunanya adalah mereka yang tidak tidur karena sedang melakukan sesuatu," kata pemerhati sosial media, Nukman Luthfie, ketika dihubungi pada Rabu, 17 Oktober 2012.
Bahkan, menurut Nukman, kata-kata ini selalu muncul beriringan dengan ekspresi perasaan seseorang. Nukman menyebut pengguna bahasa ini adalah rata-rata pemuda yang sedang galau.
Nukman mengatakan sulit untuk mengklasifikasikan bagaimana sebuah kata gaul ini muncul dan dengan apa perikutannya. Misal, menurut Nukman, kata "ciyus" yang artinya serius. Kata ini kerap tiba-tiba muncul meskipun konteksnya tidak tepat.
"Kata ''koprol'' yang pada awalnya untuk ungkapan ketika tersipu malu malah berkembang ke mana-mana sehingga susah diidentifikasi," kata dia.
SYAILENDRA
Berita lain:
Kenapa Istilah Ciyus, Miapah Populer?
Bahasa Alay Ternyata Banyak Peminatnya di Kampus
Kamseupay, Prokem yang Mati tapi Hidup Lagi
CIyus Miapah Termasuk Kategori Bahasa Prokem
Anda sedang membaca artikel tentang
Makin Malam, 'Ciyus' 'Miapah' Ramai di Dunia Maya
Dengan url
https://metropolitstyl.blogspot.com/2012/10/makin-malam-ciyus-miapah-ramai-di-dunia.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Makin Malam, 'Ciyus' 'Miapah' Ramai di Dunia Maya
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Makin Malam, 'Ciyus' 'Miapah' Ramai di Dunia Maya
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar