Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Perempuan Bekerja Shift Malam Sulit Hamil  

Written By Unknown on Kamis, 11 Juli 2013 | 10.19

TEMPO.CO, Southampton - Perempuan yang bekerja shift malam berisiko sulit hamil hingga 80 persen. Peneliti dari Southampton University, Inggris, menunjuk pola kerja ini punya risiko terhadap masalah kesuburan dan rentan keguguran.

"Bekerja dengan sistem pembagian ini akan mempengaruhi fungsi biologis, psikologis, dan sosial. Ada peningkatan risiko penyakit tertentu yang dialami pekerja dengan sistem shift," kata peneliti dari Southampton University, Linden Stocker, seperti dilansir Daily Mail, Rabu, 10 Juli 2013.

Penelitian itu menyebutkan, pekerja shift malam punya kecenderungan dua kali kurang subur dibanding pekerja bukan shift malam. "Jika hasil penelitian kami dibandingkan dengan penelitian lain, mungkin hal itu disebabkan ada implikasi bagi pekerja shift dan rencana reproduksi," kata dia.

Dalam studinya, peneliti melakukan survei pada lebih dari 100 ribu perempuan. Pekerjaan sistem shift meningkatkan risiko gangguan siklus menstruasi hingga 20 persen. Peluang keguguran juga meningkat hingga lebih dari 30 persen. Risiko susah hamil meningkat pesat pada perempuan dengan jadwal tetap bekerja di malam hari, yakni hingga 80 persen.

Stocker mengatakan, hal ini disebabkan gangguan waktu dan tidur. Pada jam-jam tertentu ketika tubuh perempuan bekerja terjadi proses dan fungsi penting dalam tubuh, seperti hormon produksi, suhu, tekanan darah, dan irama jantung.

Sebelumnya, World Health Organisation--badan PBB masalah kesehatan--merilis penelitian, bekerja dengan sistem shift bisa meningkatkan peluang perempuan terkena kanker payudara. Risiko ini terjadi lantaran pengurangan produksi hormon, sedangkan hormon ini menjaga tumor tetap terkelola secara normal.

Selain itu, peneliti dari Royal College of Physicians, Inggris, menyatakan adanya kaitan antara bekerja dengan sistem shift dengan kelahiran prematur dan berat badan bayi rendah. Meskipun, Stocker mengklaim bahwa penelitian tentang hal itu baru pertama dilakukan pihaknya.

Pakar fertilitas dari Hammersmith Hospital, London Barat, Stuart Lavery, mengomentari penelitian Stocker yang menurutnya, terlalu dini mengatakan perempuan bekerja malam sulit hamil. "Tidak ada bukti kuat bahwa mengubah pekerjaan seseorang akan meningkatkan hasil reproduksinya," kata Stuart.

DAILY MAIL | AMIRULLAH


10.19 | 0 komentar | Read More

Pria Mirip Macan Tutul Gara-gara Tato

TEMPO.CO, Texas – Kecintaan terhadap hewan wajar-wajar saja. Namun, untuk pria asal Austin, Texas, AS ini, kecintaannya pada macan tutul benar-benar terpatri dalam tubuhnya. Ia berharap bisa menjadi 'manimal', setengah hewan dan setengah manusia. Ia mematri tato di sekujur tubuhnya hingga ia tampak menyerupai macan tutul. Hingga akhirnya ia mendapat sebutan Larry Da Leopard, Larry si Macan Tutul.

"Ada lebih dari 1.000 tato di tubuh Larry," tulis Daily Mail, Rabu, 10 Juli 2013. Tato itu memenuhi seluruh bagian tubuhnya, termasuk bagian belakang telingganya. Bahkan, bagian-bagian pribadinya juga dipenuhi tato.

Larry mengatakan, ini belum selesai. Ia masih akan menato tubuhnya hingga benar-benar menjadi manimal. Ia tidak malu berada di tempat umum dalam keadaan hampir telanjang hingga tato-tatonya itu terlihat.

Pada sebuah acara TV di Amerika Serikat,  Larry mengungkapkan orang tuanya menangis ketika mereka melihat tato yang begitu banyak untuk pertama kalinya. Mereka melihat Larry seperti 'tokoh kartun'. Apapun anggapan orang, Larry si Macan Tutul merasa begitu senang. Ia juga mengganggap, tatonya ini adalah karya seni yang sangat indah.

DAILY MAIL | ANINGTIAS JATMIKA

Topik Terhangat
Karya Penemu Muda | Bursa Capres 2014 | Ribut Kabut Asap | Bencana Aceh

Berita Lainnya:
Ditanya BLSM, Jokowi Geleng-geleng
Wartawati Korban Pemerkosaan Merasa Ditekan Polisi 
Batasi Mobil, Tarif Parkir Dinaikkan 4 Kali Lipat 
Dahlan Iskan: Ada Dirut BUMN Dipecat Karena Istri
Polisi Dinilai Tak Berempati ke Korban Pemerkosaan
Polisi Pastikan Santoso yang Ada di Video YouTube


10.19 | 0 komentar | Read More

Alami Kondisi Langka, Wanita Ini Jadi Hulk  

Written By Unknown on Rabu, 10 Juli 2013 | 10.19

TEMPO.CO,West Midlands – Seorang wanita berusia 50 tahun menderita kondisi aneh yang membuat para dokter bingung. Helen Stephens, wanita asal West Midlands, Inggris, ini mengalami kondisi yang menyebabkan otot-ototnya bergetar, membengkak, dan kaku seperti Hulk.

"Kondisi yang melemahkan dirinya itu membuat Stephens harus terus terbaring di tempat tidur," tulis laporan Daily Mail, Selasa, 9 Juli 2013. Stephens tidak mampu mengurus dirinya sendiri. Kondisinya telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Dia khawatir, kondisi tersebut akan memicu serangan jantung atau sesak napas sehingga menyebabkan kematian bagi dirinya.

Semula, Stephens didiagnosis menderita sindrom Stiff Person, tapi tes kesehatan tidak membuktikannya. Dokter pun tidak tahu bagaimana ibu tiga anak ini bisa menderita kondisi yang sangat langka. Stephens menduga, kejadian ini merupakan imbas dari kecelakaan yang pernah menimpanya pada 1999. Namun, tim dokter tidak bisa membuktikan hal itu.

Tidak seperti Hulk yang membesar di saat marah, kelainan pada tubuh Stephens bisa terjadi kapan saja tanpa bisa diduga-duga. Otot-otot tubuhnya akan membengkak sebesar balon dan menegang. Ini bisa terjadi dalam beberapa menit hingga satu jam lamanya.

"Saat (penyakit) datang, aku akan membesar seperti Hulk. Aku terlihat sangat besar melebihi Rambo. Rasanya seperti binaragawan," ujar Stephens.

Belum lama ini, tim dokter dari Rumah Sakit Sakit Queen Elizabeth di Birmingham dan Rumah Sakit John Radcliffe di Oxford kembali menguji tubuh Stephens dengan tes yang lebih sensitif dari sebelumnya. Hasilnya, Stephens dinyatakan positif menderita sindrom Stiff Person.

Untuk itu, selama delapan minggu, ia diharuskan mengkonsumsi 30 mg diazepam sebanyak 4 kali sehari. Ini dosis yang sangat tinggi, bahkan bisa melumpuhkan 12 orang. Namun, dosis ini sangat berguna baginya. Diazepam atau biasa dikenal dengan valium termasuk dalam golongan psikotropika. Obat ini dapat mengatasi kecemasan dan kejang.

"Jika aku tidak cukup mendapatkan suntikan diazepam, tubuhku akan kembali menegang," tutur Stephens.

Jika dalam 2 minggu tidak ada perubahan berarti pada Stephens, dokter akan terus berusaha menyelidiki penyebab lain dari kondisi ini guna mendapatkan perawatan yang lebih tepat.

DAILY MAIL | ANINGTIAS JATMIKA


10.19 | 0 komentar | Read More

Buta, Pendaki Ini Tetap Bisa Capai Puncak  

TEMPO.CO, California – Seorang pria asal Skotlandia, mampu mendaki gunung setinggi 915 meter. Itu bukanlah hal yang biasa. Yang membuat luar biasa adalah kondisi yang dialami si pendaki. Steve Bate, 35 tahun, mendaki monolit El Capitan di California dalam kondisi buta. Monolit berbentuk seperti gunung yang tersusun dari batuan tunggal yang masif.

Mantan instruktur mendaki ini menghabiskan waktu 6 hari untuk menaklukan gunung El Capitan. Dua tahun lalu, ia didiagnosis menderita retinitis pigmentosa. Kondisi ini menyebabkan kemunduran yang progresif pada retina dan secara perlahan akan menimbulkan kebutaan. Menurut dokter, Bate akan benar-benar buta dalam waktu 5 tahun setelah didiagnosis.

"Saya ingin melakukan pendakian sebelum benar-benar terlambat (benar-benar buta)," ujarnya pada Daily Mail, Selasa, 9 Juli 2013. "Saya benar-benar mencintai tebing, gunung, dan sensasi yang didapatkan. Saya tidak ingin, masalah penglihatan menjadi penghambat."

Menurunnya kemampuan melihat yang diderita Bate membuat ia menjadi lebih lambat dalam mendaki. Ia banyak melakukan kesalahan dengan melakukan gerakan berulang. Ia terjatuh hingga 2 kali. Namun, itu tak mematahkan semangatnya. Dengan dibantu penjaga dan temannya, ia mampu menuntaskan misinya.

"Saya tidak pernah menyangka akan mencapai puncak. Saya berharap pencapaian saya bisa menjadi inspirasi bagi pendaki, terutama penyandang cacat. Jika saya bisa melakukannya, siapapun tentu bisa," kata Bate bangga.

DAILY MAIL | ANINGTIAS JATMIKA


Topik terpopuler:
Penemu Muda | Bursa Capres 2014 | Tarif Progresif KRL | Bencana Aceh

Berita lainnya:
Modus Baru, Bobol ATM Tanpa Mengurangi Saldo
Bos Sanex Steel Disebut Pernah Setor Anas Rp 5 Miliar
Usut Korupsi, Jenderal Heru Malah Dihukum 6 Bulan
5 BUMN yang Diduga Saweran untuk Anas Urbaningrum


10.19 | 0 komentar | Read More

Mahasiswa Pintar Lebih Pencemburu?  

Written By Unknown on Selasa, 09 Juli 2013 | 10.19

TEMPO.CO, Virginia - Orang dengan prestasi akademik yang bagus ternyata lebih rentan terhadap perasaan cemburu dibandingkan mereka yang kurang berprestasi, demikian sebuah penelitian terbaru mengungkapkan.

Dalam beberapa penelitian yang dilakukan pada mahasiswa, para ilmuwan menemukan bahwa semakin tinggi indeks prestasi kumulatif (IPK) seorang mahasiswa, semakin tinggi level Facebook jealously mereka. Memang tidak ada definisi persis mengenai Facebook jealously, tapi hal ini seringkali dikaitkan dengan fenomena mengenai kesalahpahaman di jejaring pertemanan itu, yang menyebabkan kecemburuan di antara orang yang mempunyai hubungan cinta.

Partisipan diminta untuk membayangkan beberapa skenario hipotesis, seperti menemukan sebuah pesan di inbox Facebook pacar mereka dari seorang lawan jenis mengatakan sesuatu yang membuat cemburu karena pesan yang ambigu.

Temuan ini, ungkap hasil riset yang dikutip situs LiveScience edisi 5 Juli 2013, menunjukkan bahwa mahasiswi mempunyai level kecemburuan yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa, yang juga mengkonfirmasi temuan hasil riset sebelumnya. Namun, temuan berkaitan dengan IPK barulah awal dan para peneliti masih perlu untuk mengecek ulang alasan dari kaitan tersebut, ungkap peneliti Denise Friedman, seorang associate professor bidang psikologi di Roanake College di Salem, Virginia, Amerika Serikat.

Hanya saja, kata Friedman, orang dengan IPK yang lebih tinggi cenderung untuk memiliki tipe kepribadian yang membuat mereka lebih rentan terhadap kecemburuan. "Mahasiswa dengan IPK lebih tinggi biasanya adalah orang yang lebih teliti, menunjukkan tingkat kepercayaan lebih tinggi, dan cenderung untuk perfeksionis," kata Friedman. "Persepsi tersebut tentu saja merusak kepercayaan mereka mengenai kesempurnaan."

Para ilmuwan juga mengecek, apakah menambahkan simbol emoticons yang berbeda setelah "pesan yang membingungkan" mempengaruhi level kecemburuan. Hasilnya, simbol winking (berkedip) tidak memberikan efek pada level kecemburuan mahasiswi, tapi mahasiswa lebih cemburu pada pesan yang diberi simbol tersebut.

"Emoticon winking sering dipersepsikan sebagai godaan, mungkin sugestif secara seksual, yang menjelaskan mengapa pria lebih cemburu dengan situasi seperti ini," kata Friedman.

LIVESCIENCE I ARBA'IYAH SATRIANI


10.19 | 0 komentar | Read More

Jus Bisa Membuat Anda Cepat Gemuk

TEMPO.CO, London - Berhati-hatilah dengan kesegaran jus yang Anda konsumsi. Pasalnya, pakar nutrisi dari Tesco Diets mengungkapkan bahwa jus buah adalah "cara tercepat untuk membesarkan lingkar pinggang Anda" alias menaikkan berat tubuh. Hal ini dikarenakan, "hanya kurang dari satu menit, kebanyakan orang bisa meminum 150 kalori," ujar Chaterine Matthews, seperti dikutip situs Daily Mail edisi 2 Juli 2013.

Masalah lain dari jus adalah kurangnya serat. Ketika mengkonsumsi buah, serat membentuk lapisan pelindung yang berfungsi sebagai penghalang di usus. Hal ini memperlambat penyerapan gula, sehingga lever bisa bekerja dengan baik karena kandungan gula yang stabil. Sebaliknya, pada minuman cair, jus buah dan smoothies, penghalang ini menghilang, sehingga liver bekerja lebih keras.

Hal ini, kata Matthews, memicu dua hal sekaligus. Pertama, kelebihan ini memberikan energi dadakan yang dibakar dan dengan segera menghilang, menyebabkan sesuatu yang disebut oleh para ahli sebagai sugar crash. Ini membuat seseorang merasa lebih lesu, terganggu, dan bahkan lebih lapar daripada sebelumnya. Kedua, tingginya level fruktosa "gula buah" yang tidak terbakar, sehingga diubah menjadi lemak.

Selain itu, jika Anda berpikir bahwa smoothies lebih baik, maka Anda keliru. "Anda mungkin berpikir bahwa smoothie buah atau sayuran dikemas bersama vitamin dan mineral, tapi ia justru mirip jus sarat dengan gula. Sebagian malah mengandung gula, seperti pada minuman bersoda," ujar Matthews.

Studi yang belum lama ini dilakukan untuk MailOnline menunjukkan bahwa banyak minuman "menyehatkan" yang sebenarnya lebih buruk dibandingkan kue dan biskuit. Ditemukan bahwa satu sajian yang disebut healthy fruit juice mengandung gula yang sama dengan 3,5 kali donat atau 13 buah biskuit. Sementara satu gelas jus anggur mengandung jumlah gula yang sama dengan gula yang melapisi donat.

DAILY MAIL I ARBA'IYAH SATRIANI


10.19 | 0 komentar | Read More

Waspadai Penyakit Radang Dingin

Written By Unknown on Senin, 08 Juli 2013 | 10.19

TEMPO.CO, New England - Menurut sebuah laporan baru, seorang wanita di Jerman ditemukan mengalami radang dingin di hidung, telinga dan kaki, meskipun dia belum terkena suhu yang sangat dingin. Kulitnya menjadi hitam akibat jaringan kulit yang rusak yang disebabkan oleh radang dingin tersebut.

Seperti yang dilansir Fox News, dokter yang menangani wanita tersebut mengatakan, " wanita dengan penyakit autoimun sangat rentan terhadap suhu dingin. Ia mengalami radang dingin ketika alat pemanas di rumahnya rusak, sehingga mengakibatkan suhu di dalam rumah mencapai  10 derajat Celcius."

Penyakit Autoimun Kulit adalah penyakit yang disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh pada kulit, dimana sel darah putih atau antibodi tubuh melawan jaringan tubuh sendiri atau protein ekstraselular. Hal ini membuat sistem imun kehilangan kemampuan untuk membedakan sel tubuh dengan sel asing sehingga sistem imun akan menyerang sel tubuh sendiri.

Penyakit autoimun menyerang organ yang bervariasi. Salah satu organ yang dapat diserang pada kasus autoimun adalah kulit. Penyakit autoimun pada lapisan dasar epidermis ditandai dengan kerusakan pada jaringan ikat dan formasi vesikula pada lapisan subepidermis.

"Hal ini membuat pembekuan darah yang mengakibatkan kulit menjadi hitam." Lapor peneliti dalam jurnalnya yang telah diterbitkan pada 4 Juli 2013  di New England Journal of Medicine. Radang dingin terjadi ketika jaringan kulit beserta jaringan tubuh di bawahnya membeku. Kulit menjadi sangat dingin, kaku, keras dan pucat.

Radang dingin terhadap kulit tidak menyebabkan kerusakan permanen. Radang dingin dapat segera diobati dengan pertolongan pertama, yaitu memanaskan kulit perlahan-lahan dengan air hangat. Namun radang dingin yang parah sangat memerlukan pertolongan medis karena dapat merusak kulit, jaringan, otot dan tulang, serta mengakibatkan komplikasi seperti infeksi dan kerusakan saraf.

FOXNEWS.COM | ANINDYA LEGIA PUTRI 

Terhangat:
Karya Penemu Muda| Bursa Capres 2014| Ribut Kabut Asap |Tarif Progresif KRL| Bencana Aceh
Baca Juga:
Sopir Bus Kembali Blokir Tol Jagorawi
Rilis Lagu PKS, Sefti Sanustika: Saya Cari Nafkah
Tasikmalaya Resmi Buka Sekolah Penerbangan
Istri Ultah, SBY Kasih Selamat Via Twitter
Demokrat: Facebook SBY Bukan Strategi Politik


10.19 | 0 komentar | Read More

Aksen Busana Kulit Selebritas Muda

TEMPO.CO, Jakarta - Perhelatan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2013 yang berlangsung pekan silam pada Selasa, 2 Juli 2013 meriah dengan busana-busana kulit mengkilat. Warna-warna hitam nampak glamor dan kontras dengan warna merah pada karpet yang tergelar. Rupanya, beberapa selebritas memilih padu padan bahan kulit pada outfit yang mereka kenakan. Berikut adalah gaya apik tiga selebritas muda Indonesia yang tampak sporty dengan aksen jaket kulit hitamnya.

Daniel Mananta, presenter tampan ini memilih perpaduan warna klasik untuk bajunya. Berkemeja putih polos, Daniel tampak santai dengan paduan jaket kulit hitam mengkilat. Untuk celana, bahan jeans menjadi pilihan mantan VJ MTV ini. Pun dengan alas kaki, Daniel tetap konsisten dengan gaya klasik. Sepatu kulit warna cokelat tua dengan aksen tali dengan ujung runcing serasi dengan gaya kasual formal yang ingin diusungnya.

Gaya jaket kulit berpadu kemeja putih juga menjadi andalan Intan Ayu. Pemain sinetron yang berduet dengan Bunga Citra Lestari dalam lagu Hot itu tampil catchy dengan aksen pita kupu-kupu pada kemeja putihnya. Hampir sama dengan Daniel, ia juga memilih jaket dengan material kulit yang mengkilat sebagai outfit utama.

Untuk celana, Intan tampak santai dengan celana ketat hitam perpaduan bahan katun dan kulit. Aksen topi kecil di kepala menambah manis penampilan Intan Ayu.

Tak mau kalah tampil elegan dengan material kulit, Ina Kamari juga hadir dengan gaya yang sedikit unik. Memilih warna hitam dari ujung jilbab hingga kaki menjadi pilihan yang cukup berani.

Dress setengah badan dengan aksen longgar di bagian dada berpadu apik dengan celana kulit mengkilat. Jaket sporty masih dengan bahan kulit menguatkan dominasi elegan itu. Untuk jilbab, Ina memilih gaya yang sederhana namun dengan sentuhan bahan yang juga glamor bermanik-manik perak kecil. Meski terkesan feminin, penampilan Ina sedikit tegas dengan pemilihan sepatu boots berhak tinggi dengan aksen tali.

NURUL MAHMUDAH
Terhangat:
Karya Penemu Muda| Bursa Capres 2014| Ribut Kabut Asap |Tarif Progresif KRL| Bencana Aceh

Baca Juga:
Sopir Bus Kembali Blokir Tol Jagorawi
Rilis Lagu PKS, Sefti Sanustika: Saya Cari Nafkah
Tasikmalaya Resmi Buka Sekolah Penerbangan
Istri Ultah, SBY Kasih Selamat Via Twitter
Demokrat: Facebook SBY Bukan Strategi Politik


10.19 | 0 komentar | Read More

Puisi Cahaya Jiwa, Inspirasi Batik Abstrak Bandung  

Written By Unknown on Minggu, 07 Juli 2013 | 10.19

TEMPO.CO, Jakarta - Batik pada umumnya memang bukan sekedar motif. Selalu ada cerita dan kata-kata yang terungkap dari sehelai kain batik yang dibuat. Pada batik Yogya dan Solo memiliki filosofi mendalam, termasuk kain batik lain dari daerah di seleruh Indonesia.

Demikian juga dengan batik abstrak Bandung karya Tetet Cahyati Popo Iskandar. Dalam acara Gathering Tea Time terbatas bersama beberapa redaktur mode media nasional yang berlangsung pada Jumat sore, 5 Juli 2013 di Dapur Sunda, Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan, penuh suka cita pelopor batik ini menghadirkan koleksi untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri.

Tetet mengaku, batiknya memang berbeda dengan ragam seni batik yang ada dan tumbuh di Tanah Air. Tetet, yang juga seniman pelukis dan perupa dari Bandung, benar-benar menghadirkan motif atau ragam abstrak batik Bandung dengan cara membebaskan diri dari pakem yang ada. Dia mengakui tidak lagi memilih corak-corak batik, seperti sidomukti dan kawung dalam lukisannya, melainkan ungkapan-ungkapan manusia masa kini yang sesuai dengan dinamika di zamannya.

Tetet sudah menekuni seni batik sejak 2007 dan memilih bermain dengan garis, bidang dan ruang, serta campuran warna pada kain sutera, katun dan lace dalam setiap koleksinya.

Lebih uniknya lagi, dia tidak hanya melihat satu motif atau corak yang sama dari puluhan karyanya. Sebab, pada setiap koleksi kain batiknya memiliki keunikan tersendiri, baik dari warna, gambar, pola, dan motif.

"Mungkin karena saya berangkat dari seorang seniman, jadi nilai batik abstraknya lebih bukan seperti pembatik biasa pada umumnya," kata Tetet.

Dia menerangkan dalam koleksinya yang berjudul Cahaya Jiwa yang diambil dari judul puisi yang sama yang diciptakannya pada 2002.

"Warna-warna cerah yang sudah dicampur dari warna asli, seperti biru, hijau, dan merah, menjadi pemandangan yang berbeda, tapi tetap cantik. Saya memang ingin mengekspresikan pengertian cahaya dalam arti yang sangat luas kepada khalayak melalui batik," kata Tetet.

Kemudian, dia pun menjelaskan tentang konsep estetik lain melalui koleksinya yang berjudul Meliorism, juga merupakan penggambaran dari judul puisi yang sama dan diciptakan pada 2004.

Dia mengatakan, pada nilai-nilai spiritual, seperti yang tercermin pada puisi The Spirit of Growth, kemudian menjadi tema dari rangkaian koleksi batiknya.

"Dalam kehidupan ada dorongan hati untuk terus tumbuh dan berkembang."

Tetet menegsakan, baginya puisi dan batik adalah dua hal yang serupa. 

"Melalui media puisi, saya dapat menuangkan segala yang dirasakan, setiap saat saya menorehkannya dalam seni batik tulis."

Dijelaskan juga, dalam mengolah warna dan ruang sama dengan saat menangkap suasana yang tengah melanda hati ketika menulis puisi.

"Saya sangat berharap batik tulisnya kali ini, tidak berhenti menjadi sebuah pajangan belaka. Namun, bisa memperkaya dunia mode Indonesia dan yang utama adalah berperan serta memberikan yang terbaik untuk khasanah seni batik di negeri tercinta," ujarnya. 

HADRIANI P

Terhangat
Karya Penemu Muda
Bursa Capres 2014
Ribut Kabut Asap
Tarif Progresif KRL
Bencana Aceh

Berita lain:
Ramadan dengan Harmonisasi Batik Abstrak Bandung
Gelora Membara dari Pekan Mode Milan
Malam, Pelembab Lebih Optimal Cerahkan Kulit


10.19 | 0 komentar | Read More

Tip Mengatasi Gigi Kuning

TEMPO.CO, Jakarta - Gigi kuning merupakan masalah gigi yang sering ditemukan. Biasanya disebabkan oleh penumpukan plak karena kebiasaan tertentu yang memicu warna gigi menjadi kuning. Misalnya, merokok, konsumsi teh dan kopi dan sebagainya.

Menggosok gigi dua kali sehari belum cukup untuk mendapatkan gigi kembali putih. Diperlukan upaya lebih untuk menghilangkan warna kekuningan pada gigi. Beberapa tip berikut bisa mengatasi gigi kuning.

Gosokkan gigi dengan garam dan minyak sawi
Menggosokkan garam dan minyak sawi (mustard) dapat membersihkan warna makanan yang menumpuk dan plak pada gigi. Anda bisa menggunakan jari untuk menggosok gigi atau mencelupkan kapas pada minyak sawi dan garam. Lakukan ini setiap sebulan sekali.

Minum dengan sedotan
Beberapa minuman seperti teh dan kopi bisa menyebabkan noda pada gigi. Minuman bersoda tertentu juga bisa membuat lapisan email pada gigi terkikis. Jadi, jika Anda tak bisa menghindari minuman itu, sebaiknya meminumlah dengan sedotan. Meminum minuman tersebut dengan sedotan memastikan kontak yang lebih sedikit dengan gigi Anda. Ini bisa menjadi langkah penting untuk mengatasi gigi yang menguning.

Makan makanan berserat
Buah dan sayur yang mengandung serat tinggi bisa membantu memutihkan gigi. Misalnya, apel, pir, jambu dan yang lainnya. Makanan yang berserat ini membersihkan gigi secara efektif.

Gosok gigi dengan baking soda
Baking soda dipercaya bisa memutihkan gigi. Gosokkan gigi dengan baking soda sesekali untuk memutihkan gigi secara instan.

Berhenti merokok
Merokok merupakan salah satu alasan terbesar penyebab gigi kuning. Tidak ada permen karet atau pencuci mulut yang bisa membuat gigi menjadi putih jika Anda tidak berhenti merokok. Maka, berhenti merokok merupakan pilihan tepat untuk dapatkan gigi lebih bersih dan putih.

Kumur-kumur sehabis makan
Sesudah makan sesuatu, berkumur-kumurlah dengan air. Jika Anda mengikuti aturan dasar kebersihan gigi ini, Anda bisa terhindar dari banyak masalah gigi.

BOLDSKY | APRILIANI GITA FITRIA

Berita terpopuler:
Operasi Bayi Kebar Siam Libatkan 50 Dokter Ahli
Hari Ini, Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam
10 Sumber Vitamin D Selain dari Sinar Mentari 
Skenario Remang-Remang, Paradoks Masyarakat Urban


10.19 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger