Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Stres Kala Macet Picu Gangguan Mental

Written By Unknown on Jumat, 05 April 2013 | 10.19

Jum'at, 05 April 2013 | 04:47 WIB

TEMPO.CO , Washington: Sering terjebak kemacetan hingga membuat stres ternyata dapat berdampak fatal pada kesehatan mental. Berdasarkan penelitian profesor psikologi dan perilaku sosial, Susan Charles, ketegangan yang dialami tiap hari karena macet bisa membuat iritasi kejiwaan hingga akhirnya menimbulkan gangguan mental yang parah.

Dalam penelitiannya, Charles menemukan stres akibat kemacetan dapat memicu perseteruan dengan pasangan; konflik di tempat kerja; tekanan psikologi, kecemasan, serta gangguan suasana hati. "Gangguan ini dapat timbul 10 tahun kemudian," kata Charles, seperti yang dikutip Mail Online, Kamis, 4 April 2013.

Berdasarkan data Midlife Development dan National Study of Daily Experiences di Amerika Serikat, banyak pria serta perempuan berusia 25-74 tahun yang menunjukkan gangguan mental. Dan penyebabnya bukan hanya karena peristiwa atau masalah besar saja. Tapi gangguan emosional kecil, seperti waktu terjebak macet.

Untuk mengantisipasi dampak negatif itu, Charles menyarankan masyarakat dapat mengelola emosi kala menghadapi kemacetan. Kata dia, menjaga kepala tetap dingin dalam menghadapi situasi stres sehari-hari sama pentingnya dengan diet sehat dan olahraga rutin. (Baca juga: Makanan Ini Terlarang Kala Stres)

"Dengan begitu, masalah lalu lintas tak akan merusak momen Anda, yang seharusnya berjalan menyenangkan." (Baca juga: 7 Cara Hilangkan Stres)

MAIL ONLINE | CORNILA

Baca Seleb!
Film Cinta tapi Beda Menang di AIFFA 
24 Film Berlaga di Malang Film Festival 
'Finding Srimulat' Diputar Perdana di Layar Tancap 
Penjualan Tiket Palestine Orchestra Masih Seret

Topik terhangat:
Badai Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman |Harta Djoko Susilo | Nasib Anas


10.19 | 0 komentar | Read More

Ada Wedding Sirkus di Grand Indonesia Selama 4 Hari  

Jum'at, 05 April 2013 | 09:01 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Beragamnya model unik dalam merayakan pesta bersatunya dua orang manusia membuat salah satu pusat perbelanjaan Grand Indonesia menggelar pameran pernikahan selama empat hari.

Setelah menghadirkan pameran pernikahan dua tahun lalu berturut-turut, kali ini Grand Indonesia kembali menggandeng Bella Donna Group untuk menggelar pameran Wedding Romance East Meets Week. "Kali ini pameran kami akan memakai konsep wedding sirkus," kata Founder Bella Donna Group, Diany Pranata, pada acara konferensi pers acara itu pada Kamis, 4 April 2013, di Jakarta.

Menurut Diana, tema sirkus diambil karena ia ingin memperlihatkan banyak imajinasi seperti sirkus yang mungkin bisa digunakan pada acara pesta pernikahan. "Agak nyeleneh memang tema itu, tapi kami ingin memberitahu bahwa masih banyak tema-tema fun yang bisa dipilih selain yang tema biasa seperti elegan dan formal," kata Diana. Ia pun mengaku bahwa saat ini memang sedang tren pesta-pesta pernikahan dengan kesan warna-warni mirip sirkus.

Wanita dengan potongan rambut pendek ini mengatakan pameran yang berlangsung pada 4-7 April 2013 ini dapat menjadi inspirasi para calon pengantin untuk merancang pesta-pesta pernikahannya.

"Kami hanya ingin memberikan inspirasi bagi calon pasangan pengantin untuk membuat pesta pernikahan dengan konsep imajinasinya sendiri," lanjutnya. Menurut Diany, pesta pernikahan adalah pesta yang sesuai dengan kemauan para calon pengantin, bukan sesuai tren yang sedang berlangsung. Sehingga ia pun menyarankan untuk membuat pesta sakral itu sesuai gayanya sendiri.

Pameran itu menghadirkan 47 vendor pernikahan dari Jakarta, Bandung dan Bali. Para vendor akan memberikan berbagai informasi untuk berbagai kebutuhan pesta pernikahan serta embel-embelnya. Selain informasi tentang konsep acara pernikahan, ada pula informasi tentang foto pernikahan, gaun pernikahan, katering pernikahan, hingga konsep bulan madu untuk pasangan yang baru mengikat janji suci.

Berbagai pagelaran busana pengantin dari 11 perancang ternama pun akan dilangsungkan pada acara tahunan ini. Beberapa perancang seperti Marga Alam, Ivan Gunawan, Intan Avantie, serta Hengki Kawilarang akan mendemonstrasikan berbagai koleksi pernikahannya.

MITRA TARIGAN

Topik terhangat:
Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo  |Nasib Anas

Berita terpopuler lainnya:
Penyerang Cebongan Anggota Kopassus 
U, Kopassus Pemberondong Tahanan LP Cebongan 
Anggota Kopassus Buang CCTV Lapas Cebongan ke Kali 
Ini Peralatan Kopassus yang Serbu Lapas Cebongan 
Serbu Cebongan, Tiga Anggota Kopassus Turun Gunung


10.19 | 0 komentar | Read More

7 Tips Bercinta di Siang Hari

Written By Unknown on Kamis, 04 April 2013 | 10.19

Rabu, 03 April 2013 | 21:46 WIB

TEMPO.CO, Jakarta -Bagi pasangan suami istri tentunya tidak ingin melewatkan setiap kesempatan yang ada untuk bercinta. Memang, selama ini yang sering dilakukan adalah seks di malam dan pagi hari. Tetapi, ketika mendapat kesempatan untuk melakukan seks di siang hari, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut ini:

1.Bila Anda dan pasangan sama-sama sibuk bekerja. Atau salah satunya di rumah dan Anda di kantor, atau sebaliknya lakukan hal yang sepintas kecil namun punya makna besar yaitu kirimkan pesan pendek di telepon seluler atau blackberry dengan kalimat mesra dan menggoda yang memancing untuk segera bertemu.

2.Janjikan hal-hal nakal yang seksi dan tidak bisa ditolak. Misalnya dengan mendeskripsikan baju seksi yang akan Anda kenakan atau menceritakan fantasi seksual Anda kepadanya pada saat melakukan hubungan intim di siang hari.

3.Dengan melakukan pemanasan ringan seperti itu akan menjadi dayatarik untuk menuntaskan hasrat bercinta di siang hari.

4.Mengingat waktu bercinta merupakan waktu istirahat, persiapkan makan siang spesial yang sesuai dengan kegemaran pasangan.Jangan lupa menyertakan makanan peningkat gairah bercinta seperti asparagus, daging kambing, cokelat, alpukat, pisang, alpukat, tiram dan almond.

5.Kirim gambar atau foto Anda yang memancarkan pesona sensualitas misalnya dengan busana mini nan seksi melalui skype dari ponsel atau ganged lain milik Anda.

6.Apabila sudah memastikan bisa escape atau melarikan diri sebentar sebaiknya menyiapkan tempat yang nyaman untuk menikmati bercinta di siang hari.Misalnya di rumah, hotel dan sebagainya.

7.Melakukan persiapan ruangan dengan menyalakan lilin berbau cokelat atau almond untuk membuat suasana bercinta semakin intim dan romantis.

HADRIANI P


10.19 | 0 komentar | Read More

Label Makanan Organik Kecoh Konsumen

Kamis, 04 April 2013 | 03:32 WIB

TEMPO.CO , Jakarta: Bagi sebagian orang, makanan organik dianggap lebih menyehatkan dan lebih enak. Tak heran jika mereka rela membayar lebih mahal untuk bisa mengkonsumsi makanan organik.

Tapi bagi peneliti dari Cornell University, New York, manfaat makanan organik dianggap hanya eksis di kepala. Mereka percaya manfaat kesehatan makanan organik hanya semacam 'efek halo', di mana konsumen mengira label makanan organik secara otomatis memberi manfaat positif, seperti lebih menyehatkan, lebih enak, dan mempunyai kalori rendah.

Kesimpulan ini didapat seteleh peneliti melakukan studi terhadap 115 pebelanja pria dan wanita. Mereka diberikan dua pasang sample biskuit, keripik, dan yogurt. Setiap pasangan diberi label sebagai makanan organik dan non-organik.

Hasilnya menunjukan persepsi pebelanja dipengaruhi oleh label. Makanan yang dilabeli 'organik' dianggap rendah lemak dan hanya mengandung seperempat kalori. Selain itu, pebelanja menilai makanan berlabel organik mengandung lebih banyak serat dan kandungan nutrisi.

Bukan cuma persepsi tentang makanannya. Dalam studi yang telah dipublikasikan jurnal Food Quality and Preference ini, pebelanja rela membayar 25 persen lebih mahal untuk cemilan yang dipercaya sebagai makanan organik.

Peneliti telah mewanti-wanti tentang pengaruh makanan berlabel organik ini. Sebab persepsi rendah kalori bisa saja membuat orang jadi makan secara berlebihan.

DAILY MAIL | AMIRULLAH

Berita Lain:
'Postingan Idjon Djanbi Tak Bisa Dipertanggungjawabkan' 
Pati, Kota Seribu Paranormal
6 Miliarder Dunia, Hidup Mewah Tanpa Bekerja
Gara-gara Dahlan Iskan, Dirut RNI Diusir DPR

Topik terhangat:
Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas


10.19 | 0 komentar | Read More

Stop Gunakan Kata 'Autis' Untuk Mengejek  

Written By Unknown on Rabu, 03 April 2013 | 10.19

Seorang pengunjung melihat sejumlah lukisan karya penyandang autisme saat pameran karya seni Art for Autism di Atrium Grand City, Surabaya, Selasa (2/4). Pameran untuk memperingati Hari Autisme Sedunia ini sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap penyandang autisme dan juga sebagai kampanye menolak diskriminasi terhadap penyandang autisme. TEMPO/Fully Syafi

Rabu, 03 April 2013 | 04:02 WIB

TEMPO.CO, Pontianak - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah, Alik R Rosyad mengatakan diskriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus masih ada. "Mereka dianggap 'aneh' dalam pergaulan masih terjadi hingga hari ini," kata Alik di Pontianak, Selasa 2 April 2013.

Bahkan, kata 'autis', kependekan dari autisme, kerap kali digunakan oleh masyarakat sebagai ejekan atau gurauan, tanpa mengetahui arti yang sebenarnya. Padahal, kata Alik, tak jarang anak autis mempunyai bakat khusus yang sama atau tidak dimiliki oleh anak normal.

Susilawati, orangtua Rizky Adityaputra, 9 tahun, ABK dari Sekolah Cahaya Bangsa Pontianak, mengharapkan sekolah khusus yang mengadakan pendidikan bagi anak-anak autis dapat didukung dengan kurikulum baku dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dengan adanya kurikulum tersebut, anak autis bisa mengikuti ujian yang sesuai dengan kemampuannya sama halnya seperti anak umumnya. "Selama ini anak-anak kami hanya bisa ikut ujian penyetaraan paket A, B, dan C," ujarnya. Dia mengatakan, anak berkebutuhan khusus bukan mustahil dapat mengikuti paket penyetaraan. Dicontohkannya, seorang anak di Sekolah Cahaya Bangsa ada yang sudah mengikuti ujian Paket C, belum lama ini.

Dalam peringatan Hari Autis Sedunia di Pontianak, Neon, seorang anak autis menunjukkan kemahirannya bermain drum. Bahkan, dia sudah pernah menunjukkan kemampuan itu di depan musisi nasional; Purwacaraka.

Adapula, Alvita remaja 16 tahun ini membawakan lagu berjudul "Bunda" yang dipopulerkan Melly Goeslaw. Anak-anak berkebutuhan khusus itu juga menyuguhkan tarian "gangnam style" dihadapan wakil Wali Kota Pontianak, Paryadi.

"Sebagai tahap awal komitmen pemerintah dalam memperhatikan anak-anak berkebutuhan khusus, kita akan bangun 'Autis Center'," katanya. Sekolah itu sedianya akan dibangun di kawasan Pal V, Kecamatan Pontianak Kota. Ia juga memberikan beasiswa kepada enam ABK yang menang dalam lomba mewarnai yang diadakan PT Pegadaian.

ASEANTY PAHLEVI

Berita terpopuler lainnya:
'Postingan Idjon Djanbi Tak Bisa Dipertanggungjawabkan' 
Pati, Kota Seribu Paranormal
6 Miliarder Dunia, Hidup Mewah Tanpa Bekerja
Jokowi: Kita Ini Kaya, Kok Enggak Pede?


10.19 | 0 komentar | Read More

10 Tanda Anda Terlalu Pilih-pilih Pasangan

Rabu, 03 April 2013 | 05:15 WIB

TEMPO.CO , Jakarta - Pasangan dan hubungan yang sempurna. Tak salah berharap dua hal baik itu datang pada hidup kita, karena tentunya sebagai manusia kita ingin mendapatkan yang terbaik. Masalahnya, tak ada hal yang sempurna di dunia ini. Pun kita sebagai manusia. Salah-salah karena menunggu yang sempurna itu datang, kita justru akhirnya tak mendapat apa-apa.

Karena itu tak ada salahnya untuk tidak terlalu pilih-pilih dalam menjalin hubungan. Namun jangan juga terlalu permisif dan sembarangan memilih pasangan. Berikut sepuluh tanda Anda selama ini terlalu pemilih dan menetapkan standar terlalu tinggi dalam mencari pasangan, sebagaimana ditulis The Stir.

1. Anda menolak berkencan dengan orang hanya karena tak suka dengan fotonya yang terpampang di situs pertemanan online.

2. Anda ogah mengencani orang hanya karena gaya bahasanya saat berkirim pesan pendek, tidak cocok dengan Anda. Memang orang seperti itu mengesalkan, tapi bukan berarti juga yang dia lakukan adalah dosa besar.

3. Anda menolak tawaran traktirannya karena merasa segan.

4. Anda "menendang" si pasangan kencan karena temannya berulah menyebalkan di area publik.

5. Anda emoh kencan dengannya karena dia vegetarian, atau memiliki sederet pantangan makan yang tidak cocok dengan kebiasaan Anda.

6. Anda tak mau melanjutkan hubungan hanya karena dia penggemar band Rush.

7. Anda memutuskannya karena mendapati dia berkonsultasi ke terapis. Anda mestinya tahu, orang "normal" pun mengunjungi terapis jika memang dia ingin.

8. Anda tak terpikir untuk kencan kedua karena tahu dia pecinta binatang, dan Anda menyimpulkannya sebagai sosok yang lemah.

9. Anda berasumsi semua lelaki adalah "anak mama".

10. Anda menolak ajakan kencannya karena tak suka namanya, dan ngeri membayangkan nama itu akan menempel di belakang nama Anda.

ISMA S | THESTIR.COM

Berita terpopuler lainnya:
'Postingan Idjon Djanbi Tak Bisa Dipertanggungjawabkan' 
Pati, Kota Seribu Paranormal
6 Miliarder Dunia, Hidup Mewah Tanpa Bekerja
Gara-gara Dahlan Iskan, Dirut RNI Diusir DPR


10.19 | 0 komentar | Read More

Semangkuk Pasta dan Sayuran Turunkan Risiko Stroke

Written By Unknown on Selasa, 02 April 2013 | 10.19

TEMPO.CO, London - Mengkonsumsi semangkuk pasta gandum dicampur dengan salad bisa menurunkan risiko stroke, demikian diungkapkan para ahli. Mereka menemukan bahwa orang yang secara rutin mengkonsumsi makanan mengandung serat lebih sedikit terkena stroke. Satu porsi pasta gandum ditambah dua porsi buah-buahan  atau sayuran memberikan sekitar tujuh persen serat, ungkap peneliti Inggris dalam jurnal Stroke dari American Heart Association.


Sumber serat yang bagus adalah gandum, buah-buahan dan sayur-sayuran serta kacang yang mengandung bagian-bagian tubuh tumbuhan dan tidak diserap selama di dalam perut, seperti ditulis Daily Mail, 28 Maret 2013.

Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa makanan berserat bisa menurunkan faktor risiko stroke termasuk tekanan darah tinggi dan level kolesterol jahat. Ketua peneliti, Diane Threapleton, dari School of Food Science and Nutrition di University of Leeds, mengatakan, Asupan lebih banyak dari makanan berserat tinggi sangat baik terutama untuk mereka yang memiliki resiko stroke, seperti kelebihan berat badan, merokok dan tekanan darah tinggi.


"Kita harus mendidik konsumen mengenai pentingnya meningkatkan asupan serat dan membantu mereka cara meningkatkan serat dalam makanan mereka," ujar dia. Para peneliti menganalisis berbagai penelitian yang dipublikasikan antara 1990 hingga 2012.


Penelitian-penelitian tersebut melaporkan berbagai tipe stroke dengan empat pengobatan spesifik yang berisiko stroke ischemic, merupakan tipe paling umum yang terjadi, ketika penggumpalan darah menutup aliran darah ke otak. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa total makanan berserat yang dikonsumsi ternyata berkaitan dengan risiko stroke, dengan risiko penurunannya seiring dengan peningkatan konsumsi serat.

Dr Clare Walton dari Stroke Association mengatakan, melakukan perubahan gaya hidup penting untuk menurunkan risiko stroke. "Kami merekomendasikan untuk mengkonsumsi makanan kaya buah, sayuran dan kacang serta makanan dari gandum lainnya untuk meningkatkan asupan serat," katanya.

Selain itu, sambung Dr Walton, dengan melakukan olah raga rutin mampu menurunkan lemak jenuh dan garam dalam makanan yang dikonsumsi.


10.19 | 0 komentar | Read More

Tips untuk Mencapai Multi Orgasme  

Selasa, 02 April 2013 | 04:20 WIB

TEMPO.CO, London – Banyak yang mengira bahwa semua perempuan merasakan jenis dan pengalaman orgasme yang sama seperti halnya lelaki.

Tapi, meski sebagian besar orgasme mengikuti pola yang sama, hal itu bisa berbeda-beda bagi setiap perempuan. Seksolog asal Amerika Serikat, Lou Paget, dan peneliti Hartmann, Fithian dan Campbell mengklaim bahwa setiap perempuan memiliki orgasme yang unik seperti sidik jari.

Tak seorang pun perempuan di dunia ini menikmati orgasme yang persis sama dengan yang dirasakan perempuan lainnya. Dan, memahami fakta sederhana ini bisa menjadi rahasia untuk meningkatkan jumlah orgasme seorang perempuan dan membuatnya lebih sering.

Pemahaman akan hal itu membuat seorang perempuan tak lagi berpikir bahwa kita harus mencapai orgasme dengan cara tertentu, lewat persetubuhan misalnya.

Sejumlah faktor diyakini mempengaruhi intensitas dan frekuensi orgasme perempuan seperti otot vagina, sensitivitas bibir vagina – dan motivasi untuk terus mencoba berbagai rangsangan dan pemicu orgasme berbeda.

Secara umum, lebih banyak cara bagi seorang perempuan untuk mencapai orgasme akan lebih besar kemungkinan dia menikmati multi orgasme.

Mari kita mengeksplor 'sidik jari orgasme' kita dengan melakukan yang berikut ini:

Senam kegel (otot panggul): Otot panggul yang sehat akan bekerja dengan lebih baik – memompa banyak darah ke panggul (bagus untuk meningkatkan rangsangan) dan menjadikan kontraksi lebih kuat (yang memberikan orgasme yang lebih lama dan lebih intens).

Berganti-ganti jenis rangsangan: Kita memiliki peluang lebih besar untuk mengalami lebih dari sekali orgasme jika menggunakan cara berbeda. Beralih dari oral ke persetubuhan, dari menggunakan jari ke stimulasi bibir vagina.

Latihan menahan: Ini disebut juga 'peaking' (mencapai puncak) – membawa diri kita hingga ke titik hampir orgasme, menunggu hingga gairah kita turun, dan kemudian meningkat kembali.

Ini melatih kita untuk tetap bertahan pada kondisi kenikmatan yang tinggi yang tak hanya meningkatkan pelepasan endorphin, tapi juga mengajari tubuh kita untuk tetap berada di zona kenikmatan orgasme yang permanen, mampu untuk orgasme lagi dan lagi.

Menempuh jalur yang familiar: Lebih sering otak kita menempuh jalur saraf tertentu, akan lebih mudah orgasme itu diraih.

Lebih banyak rambu-rambu mengenai orgasme yang akan muncul yang bisa dikenal oleh otak kita, akan lebih mudah semua itu memicu respons orgasmik. Ini mirip ritual sebelum tidur yang biasa dijalani kebanyakan orang seperti menggosok gigi, membasuh muka, pergi ke toilet. Semua itu adalah sinyal-sinyal bagi otak kita bahwa sudah saatnya untuk tidur.

Perhatikan apa pemicu orgasme kita: Hal-hal sederhana bisa menempat otak kita di jalur yang benar. Itu bisa saja bunyi laci yang terbuka saat kita mengambil alat bantu seks atau suara-suara tertentu yang kita buat saat kita terangsang. Jika kita lebih menyadari pemicu-pemicu tersebut, otak kita akan lebih mengenalnya.

DAILYMAIL | A. RIJAL


10.19 | 0 komentar | Read More

Ini Aturan Kerah Saat Mengenakan Kimono

Written By Unknown on Senin, 01 April 2013 | 10.19

Parade berpakaian Kimono shogun Jepang (istri pemimpin militer) dan pengikutnya pada jaman Edo, di daerah perbelanjaan Tokyo Asakusa, Senin (3/11). AP Photo/Koji Sasahara

Sabtu, 30 Maret 2013 | 05:49 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Pakaian tradisional Jepang, kimono ternyata memiliki banyak aturan ketika akan dikenakan. Aturan mulai dari cara memakai jubah yang berbahan sutra hingga kelakuan saat memakai jubah itu.

"Sebelum memakai kimono, penggunanya harus memakai singlet dalam, jubah dalam kimono berwarna putih berbahan katun, baru pakai jubah kimono yang sutra," kata ahli kimono, Kai, beberapa waktu lalu.

Dalam pemakaian kerahnya juga harus diperhatikan. Saat memakai kimono, kerah kiri harus berada di atas kerah kanan. Hal itu dilakukan agar tangan kanan bisa merogoh saku di bagian dalam jubah kiri kimono itu. "Jangan terbalik. Kalau kerah kanan yang di atas, artinya orang itu sedang berduka. Jadi orang langsung akan bertanya-tanya siapa yang meninggal di keluarganya," lanjut Kai.

Itu bagian kerah depan. Kerah bagian belakang pun harus diperhatikan. Bagi wanita, biasanya kerah kimono bagian belakang akan lebih rendah daripada kimono pria. "Salah satu unsur kecantikan wanita Jepang itu punuknya," kata Kai.

Menurut Kai, pada acara formal, kerah bagian belakangnya akan terlihat rendah, namun masih dalam kadar biasa. Namun bagi beberapa wanita penghibur bagian belakang lehernya itu menjadi salah satu andalannya menyampaikan kecantikan dirinya. Sehingga tak jarang mereka akan lebih lebar membuka kerah bagian belakangnya untuk memperlihatkan kecantikan punuknya itu.

Karena bagian belakang leher wanita Jepang itu salah satu tanda kecantikan yang ingin diperlihatkan mereka, maka aturan rambutnya pun harus diikuti. Bagi wanita berambut panjang, sebaiknya ketika memakai kimono rambutnya disanggul ke atas. Namun bagi wanita berpotongan rambut pendek, rambutnya boleh digerai saja.

MITRA TARIGAN

Berita terpopuler lainnya:
Ketua Umum Terpilih, Ibas Mundur sebagai Sekjen
Jokowi Kalah Sama Penjual Dompet 
Kasus Lapas Cebongan, Polda Perlu Gaet Agen Asing?
Car Free Night Bandung Diuji Coba Besok
Chairul Tanjung akan Beli Saham Viva Media


10.19 | 0 komentar | Read More

Permen Karet Menyebabkan Gemuk?  

Senin, 01 April 2013 | 09:35 WIB

TEMPO.CO, London - Mengunyah permen karet ternyata bisa membuat Anda menjadi gemuk. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang yang mengunyah permen karet mengkonsumsi lebih banyak kalori manis dari makanannya. Hal ini disebabkan proses kimiawi yang bertanggung jawab pada rasa mint dalam permen karet memberikan rasa masam, khususnya pada buah-buahan dan sayuran, sehingga makanan sehat itu menjadi tidak enak rasanya.

Penulis artikel hasil riset, Christine Wsoboda, kandidat doktor bidang nutrisi di Ohio State University, seperti dikutip LiveScience mengatakan, "Perubahan kimiawi ini sama dengan yang terjadi ketika Anda menggosok gigi kemudian meminum jus jeruk, rasanya menjadi buruk," katanya.

Karena itu, ia menambahkan, pihaknya tertarik untuk melihat bagaimana hal tersebut bisa menurunkan berat badan. Untuk melakukan penelitian ini, Swoboda dan rekannya, Jennifer Temple, dari University of Buffalo, meneliti 44 sukarelawan. Setiap partisipan tersebut diminta untuk bermain game mengenai pertukaran makanan.

Sebelum ikut dalam penelitian ini, sebagian sukarelawan mengunyah permen karet rasa buah atau mint. Hasilnya, ditemukan bahwa mereka yang mengunyah permen karet mint lebih kecil kemungkinannya untuk memilih buah dan lebih tertarik pada junk food. Sedangkan yang mengunyah rasa buah juga kurang tertarik dengan buah. Para ilmuwan juga menemukan bahwa orang yang mengunyah permen karet cenderung lebih sedikit makan, tetapi bukan berarti lebih sedikit asupan kalorinya.

Para ilmuwan menemukan hal ini pada eksperimen kedua selama para sukarelawan diminta untuk tetap mencatat makanan yang dikonsumsi. Catatan konsumsi itu menunjukkan bahwa saat mengunyah permen karet, sebagian orang mengkonsumsi lebih sedikit makanan, tetapi mereka tidak mengkonsumsi lebih sedikit kalori.

Menurut Swoboda, hasil ini menjelaskan bahwa kemungkinan mentol di dalam mint berinteraksi dengan nutrisi di dalam buah-buahan dan sayuran, yang menciptakan rasa pahit, dan hal ini membuat makanan sehat jadi kurang menarik.

DAILY MAIL | ARBA'IYAH SATRIANI


10.19 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger