Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Stoptober, Tantangan 28 Hari Tanpa Rokok

Written By Unknown on Rabu, 17 Oktober 2012 | 10.19

Rabu, 17 Oktober 2012 | 03:44 WIB

TEMPO.CO , London - Di bulan Oktober ini, sejumlah penduduk Inggris turut aktif dalam kegiatan Stoptober. Kegiatan ini merupakan tantangan yang ditujukan bagi setiap perokok tidak merokok selama 28 hari.

Baru-baru ini sebuah statistik menyatakan jika seseorang berhenti merokok selama 28 hari, maka ia mempunyai kesempatan lima kali lebih besar untuk total berhenti merokok dibandingkan orang-orang yang hanya mencoba berhenti selama beberapa hari.

Sober Services, sebuah organisasi asal London, UK yang memiliki visi misi untuk membantu orang untuk mencapai dan mempertahankan kepulihan mereka dari kecanduan merokok dan narkoba, mengatakan bahwa merokok merupakan medium pelarian orang dari masalah.

Rokok sering menjadi asal mula seseorang cenderung akan kecanduan terhadap sesuatu. Kebiasaan  merokok sering dimulai hanya dengan iseng-iseng atau hanya ketika setelah makan. Nah, dari sinilah awal seseorang dapat kecanduan terhadap zat adiktif.

Banyak orang mengatakan mengisap ganja merupakan medium pelarian orang, namun sesungguhnya 95 persen orang yang kecanduan narkoba sebelumnya pasti pernah merokok terlebih dahulu.

Baru-baru ini pemerintah Inggris mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi kegiatan merokok dan hasilnya sangat efektif. Pemerintah telah melarang penduduk untuk merokok di tempat umum dan membuat para perokok merasa seperti kaum yang ditinggalkan.

Kebiasaan merokok bukan lagi sesuatu yang dianggap keren dan akhir-akhir ini banyak perokok dikabarkan memilih berhenti jika mereka merasa sudah siap dan bisa melakukannya.

Namun tentu saja, pasti ada banyak perokok yang tidak mengalami kecanduan terhadap zat-zat adiktif lainnya. Sayangnya fakta ini membuat mereka mengizinkan diri mereka untuk tetap merokok. 

Dari segala obat-obatan yang dijual di pasaran, ilegal atau tidak, rokok tetap menjadi yang diincar konsumen karena dapat memberikan kesenangan terkecil tetapi menyebabkan bahaya yang tinggi bagi kesehatan manusia.

KHAIRENA ZHAFRAN DARY | FEMALEFIRST

Berita terpopuler lainnya:
Penyidikan Rekening Gendut Terhenti Faktor Rahasia
Yuri Siahaan, Penyidik KPK Target Kedua Polri 
Ahok Jadi Wagub DKI, Ini Komentar Anaknya
AJI Desak Jokowi Hapus Anggaran untuk Wartawan 
Ini Topan Terdahsyat di Bumi
PPATK: Laporan Kasus Simulator Pernah Diabaikan 
Kata Pengamat Soal Jokowi Turun ke Lapangan


10.19 | 0 komentar | Read More

Sepak Bola Bisa Bikin Tensi Turun

David Beckham kehilangan bola setelah di tekel oleh pemain Real Madrid Xabi Alonso dalam pertandingan persahabatan di Carson, California, 2-8, 2012. REUTERS/Danny Moloshok

Rabu, 17 Oktober 2012 | 06:17 WIB

TEMPO.CO , Kopenhagen: Sebuah kabar gembira datang dari Universitas Exeter dan Copenhagen serta Universitas Gentofte Hospital di Denmark. Dalam penelitiannya baru-baru ini ditemukan kalau bermain sepak bola efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi resiko terkena stroke.

Ketua tim peneliti Peter Krustrup dari Universitas Exeter mengatakan, dengan bermain sepak bola seseorang yang memiliki hipertensi (darah tinggi) bisa mendapatkan tiga keuntungan sekaligus: mengurangi tekanan darah, meningkatkan vitalitas, dan mengurangi lemak. "Saya menyebutnya sebagai hattrick (istilah pemain bola yang mampu mencetak tiga gol)," ujar Peter seperti dilansir DailyMail, Selasa, 16 Oktober 2012.

Menurut Peter, pria yang menghabiskan waktu dua jam per pekan untuk bermain bola tekanan darahnya menurun sebanyak dua kali lipat. Kadar lemaknya pun ikut menurun rata-rata 1,8 kilogram. "Ini jelas kabar baik bagi mereka yang ingin menjadi sebugar David Beckham," ucap Peter.

Selama enam bulan menjalani program sepak bola, ucap dia, tiga dari empat pria hipertensi memiliki tekanan darah yang berangsur-angsur normal. Menurut Peter, sudah banyak orang mengetahui bila kegiatan olahraga mampu menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Namun sedikit sekali bukti-bukti atau penelitian yang menjelaskan soal itu.

Dalam penelitian itu, Peter melibatkan 33 pria yang berusia di antara 33 hingga 54 tahun. Mereka dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah yang berlatih sepak bola selama dua jam per pekan. Sementara kelompok kedua hanya melakukan diet makanan dan mendengarkan saran dokter tentang pentingnya berolahraga tapi tetap menjalankan pemeriksaan darah secara rutin.

Hasilnya jelas jauh berbeda. Peter menyebutkan tekanan darah para pria di kelompok pertama menurun hingga 10 mmHg, dibandingkan dengan kelompok kedua yang hanya 5 mmHg. "Lemak mereka juga menurun sebanyak 1,8 kg. Sementara di kelompok kedua tidak ada perubahan berarti," kata Peter.

Kardiolog senior dari Universitas Gentofte Hospital, Peter Riis Hansen, mengatakan penelitian ini menjadi bukti kuat kalau ternyata sepak bola mampu mengurangi resiko seseorang terkena stroke.

DAILYMAIL|ADITYA BUDIMAN

Berita lain:
Wanita Hamil Jangan Tidur Terlentang
Anak Butuh Tidur Tambahan 27 Menit
Tip Memilih Kosmetik
Mau Hindari Penyakit? Cuci Tanganlah 
Beratnya Murid Menanggung Beban Sekolah  


10.19 | 0 komentar | Read More

Anak Butuh Tidur Tambahan 27 Menit

Written By Unknown on Selasa, 16 Oktober 2012 | 10.19

Senin, 15 Oktober 2012 | 20:28 WIB

TEMPO.CO - Dua puluh tujuh menit per malam. Itulah tidur tambahan yang dibutuhkan anak usia sekolah agar mereka menjadi lebih cerah dan lebih produktif pada esok harinya.

Sebuah penelitian baru menyebutkan, anak yang tidur dengan jumlah jam tambahan yang cukup setiap malam, lebih tenang, tidak impulsif, tidak mudah terganggu, dan tidak mudah marah atau menangis. Sebaliknya, kehilangan satu jam tidur saja memiliki efek berlawanan pada perilaku dan suasana hati anak.

"Perubahan kecil dalam tidur dan rutinitas sehari-hari sangat berpengaruh jauh," kata Asisten Profesor Psikologi di McGill University di Montreal, Quebec, Kanada, Reut Gruber, Senin 15 Oktober 2012.

Menurut Gruber, penyebab lain yang memberikan efek negatif pada tidur anak adalah video game dan bermain terlalu lama di rumah teman. "Ini memberi dampak negatif pada fungsi tidur anak-anak yang sehat," ujar Gruber.

Dalam peneltiiannya Gruber melibatkan 34 anak berusia 7 sampai 11 tahun. Mereka tidak memiliki gangguan tidur, kesehatan, perilaku, atau masalah akademik. Waktu tidur mereka ditambah dari waktu tidur mereka biasanya.  

Selama seminggu mereka dipantau perilakunya. Siang hari mereka dinilai oleh guru dan di akhir minggu oleh orang tua mereka. Saat tidur anak-anak itu mengenakan perangkat seperti arloji guna memantau aktivitas tidur mereka.

Anak yang mendapatkan tambahan jam tidur sebanyak 27,36 menit per malam menunjukkan perbaikan, sementara mereka yang kurang tidur malah menunjukkan penurunan performa.

"Dalam kehidupan sehari-hari, jika Anda tidur siang sekitar 15 sampai 20 menit, Anda akan medapatkandampak positif yang signifikan pada suasana hati, perhatian, dan kesejahteraan, "kata Gruber.

Kebanyakan anak usia sekolah tidur di atas jam 9 malam. 43% dari anak laki-laki usia 10 sampai 11 tidur kurang dari jumlah yang disarankan setiap malam.Padahal menurut National Sleep Foundation, anak usia 5 sampai 12 tahun memerlukan waktu tidur malam 10 sampai 11 jam.

"Menguap bukanlah satu-satunya tanda seorang siswa mengantuk atau kurang tidur," kata Gruber. "Gejala lain termasuk hiperaktif, mudah tersinggung, impulsif, dan pendeknya rentang perhatian juga menjadi gelajal kurang tidur," tambah Gruber.

CHETA NILAWATY | WEBMD.COM


10.19 | 0 komentar | Read More

Wanita Hamil Jangan Tidur Terlentang

Selasa, 16 Oktober 2012 | 06:41 WIB

TEMPO.CO , Jakarta - Posisi tidur untuk wanita hamil patut diperhatikan. Sebuah studi yang dilakukan peneliti Australia menemukan, wanita hamil yang tidur terlentang bisa meningkatkan risiko keguguran. Studi yang dikenal sebagai Sydney Stillbirth Study ini mempelajari kehamilan dari 295 perempuan di delapan rumah sakit di Australia.

Studi tersebut dilakukan selama lima tahun. Hasilnya, perempuan hamil yang tidur dengan dengan posisi punggung di bawah berisiko enam kali lebih besar mempunyai bayi lahir mati. Kepala peneliti Dr Adrienne Gordon dari Sydney''s Royal Prince Alfred Hospital mengatakan penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa posisi tidur terlentang dalam jangka waktu lama telah menghalangi aliran darah ke janin.

Sebagaimana diberitakan laman Daily Mail, 15 Oktober 2012, bayi lahir mati adalah bayi yang lahir setelah 24 pekan kehamilan. Jika bayi mati sebelum pekan 24, itu dikenal sebagai keguguran.

Di Inggris, ada sekitar 4 ribu bayi lahir mati setiap tahun atau 11 bayi lahir mati setiap hari. Pada kebanyakan kasus bayi lahir mati, penyebab langsungnya tidak dapat dijelaskan. Namun, 10 persen bayi lahir mati mempunyai beberapa jenis ketidaknormalan dan penyebab lain yang mungkin termasuk masalah kesehatan ibu atau masalah terkait plasenta, yang dikaitkan dengan aliran darah ke bayi.

Terkait posisi tidur, faktor risiko yang signifikan untuk bayi lahir mati diantaranya seberapa besar pergerakan bayi. "Kami menemukan asosiasi antara penurunan gerakan bayi dan bayi lahir mati," kata Gordon. Di sisi lain, pada perempuan hamil yang sehat dan mempunyai kelahiran hidup, frekuensi dan kekuatan gerakan janin betul-betul meningkat di akhir-akhir kehamilan.

Tahun lalu, sebuah studi di University of Aucland menemukan bahwa ibu yang tidur terlentang atau tidur menghadap ke sisi kanan pada malam sebelum melahirkan adalah dua kali lebih cenderung memiliki bayi lahir mati dibanding mereka yang tidur menghadap sisi kiri.

Meski demikian, peneliti mewanti-wanti perempuan hamil untuk tidak terlalu khawatir dengan temuan ini. "Ini adalah studi observasi, bukan sesuatu yang bisa menunjukan sebab-akibat," kata kepala peneliti Tomasina Stacey.

AMIRULLAH

Berita terpopuler lainnya:
Mau Bersepeda Sambil Mandi? Ini Caranya 
Biar Osteoporosis Tak Gampang Mampir
Ancaman Tulang Keropos Kian Nyata
Mau Hindari Penyakit? Cuci Tanganlah 
Katarak, Penyebab Kebutaan Terbesar
Beratnya Murid Menanggung Beban Sekolah


10.19 | 1 komentar | Read More

Ancaman Tulang Keropos Kian Nyata

Written By Unknown on Senin, 15 Oktober 2012 | 10.19

Senin, 15 Oktober 2012 | 05:07 WIB

TEMPO.CO, Jakarta--Jangan menyepelekan osteoporosis alias tulang keropos. Sebab, ancaman akan penyakit ini kian nyata. Salah satunya adalah lantaran kepadatan massa tulang orang Indonesia lebih rendah 6-8 persen dibanding orang-orang di negara maju. Namanya tulang lebih rapuh, ya, tulang tersebut gampang patah.

"Rendahnya kepadatan massa tulang terjadi karena beberapa faktor, di antaranya kurangnya asupan kalsium, aktivitas fisik, dan paparan sinar matahari," kata Wakil Ketua Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi) Siti Annisa Nuhonni dalam temu media tentang osteoporosis pada Jumat lalu di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta. Kegiatan ini dilakukan untuk menyambut Hari Osteoporosis Nasional pada 20 Oktober mendatang.

Kepadatan massa tulang pada pria, Nuhonni melanjutkan, terjadi pada usia 20-29 tahun, sedangkan pada perempuan lebih lambat, yaitu pada usia 30-39 tahun. Nah, seiring dengan berjalannya waktu, kepadatan massa tulang seseorang akan mengalami penurunan. Pada laki-laki, laju penurunannya relatif landai, yaitu terjadi pada usia 70 tahun. Keadaan itu berbeda pada perempuan. Ketika mengalami menopause pada usia 40-an, kepadatan massa tulang perempuan turun drastis.

Menurut dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ini, saat memasuki menopause, hormon estrogen perempuan menurun dan berpengaruh terhadap kepadatan massa tulang. Itu sebabnya perempuan lebih banyak terancam mengalami osteoporosis dibanding laki-laki.

Meski perempuan lebih rentan terkena osteoporosis, kaum pria tak boleh lengah. Sebab, penyakit ini juga bisa menyerang mereka. "Perbandingan kasusnya antara laki-laki dan perempuan adalah satu berbanding empat," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, dalam kesempatan yang sama.

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), saat ini diperkirakan ada 200 juta orang menderita patah tulang pinggul akibat osteoporosis di seluruh dunia. Pada 2050, kasus ini diprediksi meningkat dua kali lipat pada wanita dan tiga kali lipat pada pria. Selengkapnya baca Koran Tempo.

AMIRULLAH

Baca juga:
Cara Aman Belanja Online
Cara Mengikuti Minum Teh ala Jepang
Mau Bersepeda Sambil Mandi? Ini Caranya
Katarak, Penyebab Kebutaan Terbesar
Beratnya Murid Menanggung Beban Sekolah
Olahraga Bikin Remaja Obesitas Lebih Pede


10.19 | 0 komentar | Read More

Biar Osteoporosis Tak Gampang Mampir

Senin, 15 Oktober 2012 | 05:13 WIB

TEMPO.CO, Jakarta--Kaum perempuan sangat rentan terkena osteoporosis. Selain karena pembentukan massa otot yang lebih lambat daripada laki-laki, menurunnya hormon progesteron saat menopause sangat berpengaruh terhadap menurunnya massa tulang.

Inilah beberapa kiat agar osteoporosis tak gampang mampir, seperti disampaikan dalam lembar informasi kesehatan Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia.

1. Pelajari penyakit osteoporosis sehingga bisa mengetahui cara pencegahannya dan bisa mengetahui secara dini langkah-langkah yang harus diambil sekiranya telah menderita osteoporosis.

2. Usahakan mencapai kepadatan tulang semaksimal mungkin sebelum usia 34 tahun karena kepadatan tulang akan menurun setelah mencapai usia tersebut. Karena itu, sejak muda penting untuk "menabung" kepadatan tulang.

3. Lakukan diet seimbang yang kaya akan kandungan kalsium. Sebab, kalsium merupakan salah satu zat pembentuk tulang. Makanan yang kaya kalsium antara lain ikan teri, brokoli, tahu, dan tempe.

4. Lakukan aktivitas dan latihan fisik secara rutin. Minimal berjalan cepat selama 30 menit, sepekan tiga kali.

5. Upayakan haid teratur.

6. Cukup paparan matahari sekitar 10 menit pada pagi sebelum pukul 09.00 dan sore setelah pukul 16.00.

7. Hindari rokok dan minuman beralkohol serta kafeina berlebihan.

8. Konsumsilah susu dan kacang-kacangan. Selengkapnya baca Koran Tempo.

AMIRULLAH

Baca juga:
Cara Aman Belanja Online
Cara Mengikuti Minum Teh ala Jepang
Mau Bersepeda Sambil Mandi? Ini Caranya
Katarak, Penyebab Kebutaan Terbesar
Beratnya Murid Menanggung Beban Sekolah
Olahraga Bikin Remaja Obesitas Lebih Pede


10.19 | 0 komentar | Read More

Choi Mir: Inspirasi Datang kalau Kamar Bersih

Written By Unknown on Minggu, 14 Oktober 2012 | 10.19

Sabtu, 13 Oktober 2012 | 13:43 WIB

TEMPO.CO, Bucheon - Rambutnya agak acak-acakan, ia terlihat seperti pria yang baru bangun tidur. Tapi ketika mulai berbicara, Choi-Mir sangat jelas mengungkapkan ihwal perjalanannya sebagai kartunis manhwa. Sesekali ia menggaruk-garuk rambut dan berdesis ketika memikirkan jawaban yang tepat. Di balik penampilan santainya dengan kaus hitam dan celana khaki, pria 40 tahun ini karyanya ternyata sudah masuk ke Indonesia lewat komik berjudul A Story of Heroes.

Berikut perbincangan Tempo dengan lelaki berkacamata ini pada 17 Agustus 2012 di Bucheon International Comics Festival. Ini adalah tulisan kedua atau terakhir.

Dari mana Anda mendapatkan inspirasi?
Kalau saya sedang membereskan kamar. Kalau kamar saya bersih dan teratur, otak saya pun jadi teratur.

Siapa kartunis favorit Anda?
Go U-Young dan Hu Young-Man. Mereka kartunis populer di Korea Selatan. Tapi, mereka sangat tua. Kalau Go U-Young, saya suka dia karena dia adalah kartunis generasi pertama. Ia adalah sosok yang energetik di bidangnya. Dia hingga kini masih bekerja dengan kartunis muda. Kalau Hu Young-Man, karyanya sangat mudah untuk dinikmati, meski ceritanya sangat rumit.

Apa genre yang populer sekarang?
Webtoon, cartoon di Internet. Mereka punya banyak genre. Saya juga mengikuti tren, tapi tetap menggambar dengan gaya sendiri. Tetap menjaga keunikan sendiri.

Pengen mencoba webtoon?
Mungkin nanti di masa depan. Kalau nanti saya membuat webtoon, saya harus membuat sesuatu yang berbeda. Perbedaan utama webtoon adalah cara membacanya.

Berbeda seperti apa?
Kalau di web, pembaca harus menggerakkan mata ke atas dan ke bawah. Kalau di komik, tinggal menggeser tiap halamannya. Saya rasa lebih mudah membaca di buku ketimbang harus menggeser kursor di layar komputer.

Bagaimana perkembangan manhwa sekarang?
Manhwa Korea awalnya dikembangkan dari majalah. Kini manhwa bisa diakses lewat banyak media, mulai dari buku hingga ponsel pintar. Sehingga memberi banyak keuntungan dari sisi popularitas.
Manhwa juga kini sangat populer dijadikan film. Kalau kisahnya naik ke film, kartunis terkadang akan menjadi salah satu produsernya. Jadi ini hal yang menyenangkan.

Bagaimana dengan karya Anda?
Salah satu karya saya sudah jadi permainan di handphone. Di tahun 2002, saya sempat diajak menjadi sutradara untuk membuat film, tapi tidak berjalan baik. Sehingga tidak tayang.

Jika manhwa dilihat sebagai karya seni, bagaimana menurut Anda?
Sekarang ada dua tipe seniman. Salah satu berfokus untuk karya seni kartun. Yang lainnya adalah membuat manhwa. Tapi, untuk menjadi karya seni, tergantung pula nama besar senimannya.

Saya juga sudah membuat manhwa sebagai karya seni, meski tetap membuat manhwa sebagai media hiburan. Saat ini memang sudah ada beberapa seniman yang khusus membuat manhwa sengaja untuk dijual. Tetapi, sebagian besar para seniman justru gemar membuat gambar di komputer seperti webtoon.

DIANING SARI

Berita Lain:
Choi Mir, Asal Mula Menjadi Kartunis Manhwa
Enam Manfaat Tersembunyi Hubungan Intim
Katarak, Penyebab Kebutaan Terbesar
Begini Cara Menyusui yang Benar


10.19 | 0 komentar | Read More

Cara Aman Belanja Online

Minggu, 14 Oktober 2012 | 09:45 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Belanja online di Indonesia bisa dibilang baru. Kegiatan ini sedang dalam tahap pertumbuhan. Seiring dengan makin luasnya penetrasi internet, pengguna layanan belanja online turut meningkat. Layanan media sosial seperti Facebook dan Twitter turut memperbesar kegiatan belanja online. Cukup dengan memasang foto produk di dinding Facebook, tinggal menunggu respons pembeli.

Direktur Bukalapak.com, Achmad Zaky, mengatakan sebelum membeli barang secara online, cek kredibilitas website penjualnya terlebih dahulu. "Gunakan layanan e-commerce yang memastikan keamanan transaksi Anda," katanya.

Yang jelas, belanja online memerlukan kehati-hatian. Berikut ini sejumlah tips aman berbelanja online:

– Jangan tergiur dengan harga murah. Pastikan saat memilih dan membeli barang sudah diperhitungkan secara rasional dan masak-masak.

– Baca lengkap informasi dari barang yang ditawarkan. Jangan ragu-ragu untuk menanyakan ke penjualnya. Anda bisa memanfaatkan jalur komunikasi telepon ataupun internet.

– Kunjungilah situs belanja online yang banyak direkomendasi teman dan selalu cek reputasinya. Fannie misalnya, dia betul-betul mengandalkan rekomendasi teman untuk memilih toko online yang layak dipercaya.  

– Cara mudah untuk mencek reputasi tempat belanja dengan googling. Cara Ketik nama situsnya, orang yang pernah tertipu umumnya akan komplain baik di forum-forum maupun di jejaring sosial.

– Pantau akun Twitter dan Facebook milik tempat belanja tersebut. Cara inilah yang digunakan Tiara untuk membeli produk-produk yang dijual di toko online. Dari wall-nya kita tahu penjualnya dipercaya atau tidak.

– Konsumen akan memberikan kesaksian pengalamannya saat membeli barang di tempat tersebut. Apabila banyak komentar negatif sebaiknya hindari.

– Jangan sekali-kali membeli di tempat yang tidak jelas asal-usulnya. Cek rekomendasi penjual  tersebut dari pembeli lain dan cek keasliannya.

– Untuk forum jual/beli, cek jumlah posting dan rekam jejak penjualnya selama bergabung di forum tersebut. Bila perlu cek alamat facebook untuk identitasnya dan googling nama seller tersebut.

– Bila menggunakan kartu kredit sebagai cara pembayaran, pastikan web tersebut menggunakan alamat [https://]

– Apabila tidak yakin dengan produk yang akan dibeli, Anda bisa memilih metode Cash On Delivery atau membayar saat barang sudah Anda terima.

– Beberapa layanan jual-beli menyediakan rekening bersama sebagai jaminan. Penjual akan menerima pembayaran, setelah produk sudah sampai di pembeli.

– Terakhir, yang tidak boleh Anda sepelekan adalah simpan data SMS, email atau bukti pembayaran sebagai jaminan bila ada masalah dengan penjual.

Selain tips di atas, sebetulnya toko-toko online sudah menerapkan sistem verifikasi bagi para penjual yang memasang produk di toko tersebut. Sebab, bagi toko jual-beli online keamanan menjadi faktor yang penting. "Mereka adalah member-member terpercaya," kata Manager Public Relation Tokobagus.com Ichwan Sitorus.

Menurut Ichwan jual-beli online ini harus dibuat sama persis ketika seseorang berbelanja di toko atau ke mall. "Pembeli harus dibuat enjoy dan tidak perlu takut," ujarnya.

Bagi Direktur Berniaga.com Jullian Gafar mengatakan faktor kemanan menjadi hal yang utama dalam layanan jual-beli online ini. "Kami melakukan review terlebih dulu bagi yang ingin memasang iklan di Berniaga," katanya.   

Demikian pula dengan Multiply.com yang mempunyai klasifikasi khusus bagi penjual-penjual terpercaya. "Kami menjamin penjual-penjual yang masuk klasifikasi tersebut," ujar Manager Public Relations Multiply.com Nirmala R Hapsari.

Adapun di Bukalapak mempunyai sistem tersendiri untuk mengetahui reputasi seorang penjual. "Bisa diketahui langsung track record penjual tersebut," kata Achmad. Bila tidak tercantun, dia menyarankan agar pembeli mengecek nomor ponsel atau alamat emailnya di Google. "Apakah ada track record yang buruk dari seller tersebut," katanya.

IQBAL MUHTAROM

Berita Lain:
2 Juta Akun Twitter Aktif di Indonesia Setiap Hari
30 Juta, Pengguna Akun Twitter di Indonesia
Diramal Lewat Kartu Tarot di Festival Media Sosial 
Apple dan SBB Sepakati Penggunaan Logo Jam


10.19 | 0 komentar | Read More

Katarak, Penyebab Kebutaan Terbesar

Written By Unknown on Sabtu, 13 Oktober 2012 | 10.19

Dua orang dokter melakukan bedah katarak pada program operasi katarak gratis yang dilakukan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin, Makassar, Jumat (25/11). Operasi Katarak tersebut di ikuti oleh 30 orang secara gratis dengan tujuan yaitu untuk mengurangi penderita katarak sesuai target pemerintah tahun 2020, dimana 1,5% dari penduduk dengan menurunkan hingga 0,5%. TEMPO/Fahmi Ali

Sabtu, 13 Oktober 2012 | 05:39 WIB

TEMPO.CO , Jakarta - Katarak menjadi penyebab utama atau 50 persen dari Kebutaan di Indonesia. Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan, Supriyantoro mengatakan katarak merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada usia lanjut.

"Kebutaan karena katarak sebenarnya dapat diatasi dengan melakukan operasi katarak," kata Supriyantoro , Jumat, 12 Oktober 2012. Namun, sebagian besar masyarakat Indonesia yang mengalami kebutaan sulit mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

Menurut Supriyantoro, penyebab lain kebutaan dan gangguan penglihatan adalah kelainan refraksi dengan prevalensi 22,1 persen dari total populasi, dan sebanyak 15 persen di antaranya diderita oleh anak usia sekolah.

Kelainan refraksi dapat ditemukan pada semua kelompok umur, namun kondisi ini perlu diperhatikan pada anak-anak usia sekolah. "Sedangkan, masalah gangguan penglihatan lain yang dapat menyebabkan kebutaan adalah glaucoma atau peningkatan tekanan dalam bola mata, serta xeroftalmia yaitu penyakit akibat kekurangan vitamin A," ujar Supriyantoro.

Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti mencanangkan Hari Pemberantasan Gangguan Penglihatan dan Kebutaan di Indonesia, pada puncak peringatan Hari Penglihatan Sedunia, di RS Mata Cicendo, Bandung.

Dengan pencanangan ini, Indonesia akan memiliki persamaan aktivitas dan kegiatan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kebutaan dan gangguan penglihatan. "Aktivitas yang dilakuan berupa dorogan agar masyarakat secara pro aktif melakukan pemeriksaan kesehatannya di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan," ucap Mukti.

Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) 2011 menyebutkan saat ini terdapat 285 juta orang menderita gangguan penglihatan, 39 juta orang diantaranya mengalami kebutaan. Sebanyak 90 persen penderitanya berada di negara berkembang.

Data riset kesehatan tahun 2007 menunjukkan proporsi Low Vision untuk penduduk usia 6 tahun ke atas sebesar 4,8 persen, sedangkan proporsi kebutaan sebesar 0,9 persen.

SUNDARI

Berita terpopuler lainnya:
Pengobatan Unik Mesir Kuno untuk Sakit Gigi 
Perusahaan Farmasi Dunia Bersatu Melawan Pencabulan
Permainan Warna Urin Melatih Anak Banyak Minum
Eksotika Tenun Indonesia
Telepon Genggam untuk Melacak Malaria
Beratnya Murid Menanggung Beban Sekolah


10.19 | 0 komentar | Read More

Enam Manfaat Tersembunyi Hubungan Intim  

Sabtu, 13 Oktober 2012 | 08:53 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan orang mengasumsikan bahwa hubungan intim selalu berkaitan dengan kegiatan reproduksi. Tetapi, asal tahu saja, seks juga memiliki sejumlah "efek samping" yang sangat bermanfaat bagi diri dan pasangan, namun hanya sedikit yang membahasnya. Berikut adalah enam manfaat lain berhubungan intim, seperti ditulis dalam laman Live Science:

Mengurangi Kecemasan
Tak ada obat paling mujarab untuk meredakan kecemasan selain bercinta. Well, mungkin tidak sesederhana itu, tetapi aktivitas seksual telah terbukti mengurangi kecemasan pada tikus dan manusia. Sebuah studi yang diterbitkan pada Juli 2010 di jurnal ilmiah PLoS ONE menemukan bahwa tikus yang aktif secara seksual menampilkan perilaku cemas yang lebih sedikit dibandingkan dengan tikus yang belum diizinkan melakukan hubungan seks. Studi ini juga menemukan bahwa seks melindungi otak tikus dari efek negatif hormon stres. Seks dapat merilekskan orang juga. Ini didasai pada sebuah studi pada 24 pria dan 22 wanita yang terus menuliskan diari mengenai aktivitas seksual mereka dan kemudian harus mengerjakan soal aritmatika atau berbicara di depan orang banyak. Orang-orang yang melaporkan melakukan hubungan seksual lebih memiliki tekanan darah lebih rendah ketika melakukan tugas-tugas yang memiliki tingkat stres tinggi.

Membuat bahagia
Tidak ada kejutan besar di sini: seks dan kebahagiaan selalu seiring. Sebuah studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam jurnal ekonomi The American Economic Review meminta 900 wanita Amerika menjelaskan berbagai kegiatan sehari-hari yang membuat mereka merasa nyaman dan bahagia. Hasilnya, hubungan intim menduduki peringkat tertinggi. Studi lain tahun 2004 yang melibatkan 16 ribu orang Amerika, yang diterbitkan oleh Biro Nasional Riset Ekonomi, menemukan bahwa orang yang bahagia cenderung melakukan pekerjaan mereka sebaik-baiknya.

Meningkatkan kekebalan tubuh
Hubungan intim terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada Eastern Psychological Association Convention tahun 1999 menemukan bahwa di antara mahasiswa, orang-orang yang berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu memiliki kadar antibodi immunoglobulin A, atau IgA, lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang tak berhubungan intim.

Meringankan rasa sakit
Orgasme tidak hanya membuat seseorang merasa baik, tapi juga meringankan rasa sakit. Penelitian yang dilakukan di Rutgers University menemukan bahwa nyeri punggung pada perempuan berkurang dengan rangsangan vagina dan orgasme. Satu studi yang melibatkan 1.985 orang, diterbitkan dalam jurnal Pain, menemukan bahwa selama vagina dirangsang, wanita memperlihatkan peningkatan pengurangan rasa nyeri dari sekitar 36 persen menjadi 40 persen. Pada saat orgasme, pengurangan rasa nyeri meningkat sebesar 74,6 persen.

Penurunan neurotisisme
Kehidupan seks yang teratur bisa meredakan kekhawatiran Anda. Pengantin baru yang mendapat skor tinggi dalam neurotisisme mereda setelah mereka menjalani kehidupan pernikahan dan melakukan lebih banyak seks. Bagi kebanyakan pasangan, frekuensi hubungan seks pada tahap pernikahan tidak selalu berhubungan dengan kebahagiaan, tetapi seks menghilangkan rasa khawatir dan membuat pengidap neurotisisme menjadi lebih santai.

Mengurangi risiko kanker prostat
Bapak-bapak, inilah alasan seks penting bagi Anda sekalian: mengurangi risiko kanker prostat. Sebuah studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association diikuti 30.000 orang, termasuk sekitar 1.500 yang akhirnya menderita kanker prostat. Dari situ, diketahui pria yang mengalami ejakulasi sebanyak 21 kali sebulan atau lebih, sekitar sepertiga lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang berejakulasi antara empat dan tujuh kali sebulan.

LIVE SCIENCE | TRIP B


10.19 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger